Event Glowing dengan Badaka: Angkat Budaya dan Tradisi yang Telah Hilang
Halmaherapedia–Badaka adalah sebuah tradisi kaum perempuan masa lalu di negeri Moloku Kie Raha. Tradisi ini, dilaksanakan saat prosesi jelang pernikahan. Ini juga adalah cara untuk tampil cantik dan menawan yang dijaga turun- temurun.
Sayang tradisi yang mengandalkan bahannya dari rempah yang tumbuh di alam itu, perlahan-lahan luntur oleh pengaruh industry dan pabrik penghasil kosmetik.
Upaya mengambalikan kejayaan masa lalu yang tersisa itu, digelarlah Event Glowing With Badaka: Mengangkat Budaya dan Tradisi yang Telah Hilang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, (28/12/2025) yang dipusatkan Lingkungan Ake Gaale Kelurahan Sangaji Kota Ternate.
Ketua tim kegiatan Glowing With Badaka, Halida Nuria menjelaskan, tujuan kegiatan ini ingin menghidupkan kembali tradisi budaya rempah Kota Ternate yang syarat nilai filosofi yang masih mengakar pada aspek kehidupan sosial budaya masyarakat Ternate.
Dalam kegiatan ini turut diperkenalkan gastrobudaya rempah kota Ternate melalui budaya Badaka dalam mengedukasi nilai filosofis budaya rempah Ternate.
“Penyelenggaannya didukung penuh Pemerintah Kota Ternate melalui program “Ternate Ideathon”, yang berkolaborasi dengan beberapa komunitas yaitu, Tim Glowing With Badaka, Tim Ake Gaale, Tim Talupah dan Tim Fala Gama Gastronomi,”jelasnya.
Ada sejumlah agenda turut menyertai yakni Gala Budaya Akegaale: persembahan tari, pidato dalam bahasa daerah, dan jamuan kue tradisional Ternate yang autentik. Ada juga Saro Badaka: Santap Warisan Rempah, jamuan komunal dengan hidangan adat. “Saro Wadaka”, menjalin kebersamaan dalam cita rasa otentik Ternate; Lulur Rempah Wadaka: Maharanikan Kulit Maluku, Pengalaman restorative dan sakral memanjakan diri dengan lulur rempah warisan para bangsawan;
Bakera dan Ratus: Pusaka Aroma Rempah Lokal, Ritual pengasapan tubuh dengan rempah-rempah pilihan untuk penyucian dan kebugaran, tradisi turun-temurun; Laboratorium Wadaka: eksplorasi cita rasa dan keterampilan, demonstrasi langsung meracik lulur, membuat hidangan saro, dan menyeduh minuman rempah tradisional;
Lensa Wadaka: Kanvas Visual Ternate, sudut interaktif dengan setting budaya khas untuk mengabadikan momen berharga anda.
Wadaka Chronicle: Koleksi Tradisi terbatas, souvenir berupa mini booklet informative sebagai panduan dan pengantar mendalam tentang budaya badaka;
Wadah Diskusi Titik Balik Budaya: bersama maestro Adam Marus dan Taufik Ayub.Sesi diskusi ini memperdalam dan membedah relevansi dan tantangan pelestarian budaya di era modern:
Paviliun Talupah: Kurasi Rempah Dan Pakaian Adat, booth eksklusif menampilkan minuman rempah, mini booklet dan pameran/penyewaan adat Ternate.
Bahkan kegiatan ini menampilakan perfom spesial kebudayaan; Tarian Tide-Tide oleh Paud Ake Ga Ale; Fashion Show Busana Pengantin; Tarian Dana-Dana oleh Fuhake Ake Ga Ale; Stand Up Comedy Bahasa Ternate oleh Alif; Demo Live Pembuatan Badaka dan Pameran Produk; Pidato Bahasa Ternate oleh Nyoga Ake Ga Ale; Diskusi Kebudayaan oleh Hj Adam Marus dan Taufik Ayub; Pameran Kue dan Minuman Tradisonal.
Sejak awal kegiatan ini telah membangkitkan tradisi budaya ternate yang dulu ke masyarakat dan pengunjung event. Dari sini banyak nostalgia budaya dan tradisi gastrobudaya yang di tampilkan. Bahkan ini menjadi ajang Pemerintah Kota Ternate memperkenalkan Kota Ternate sebagai cikal bakal Kota Rempah ke kanca dunia. Sebab kegiatan ini, pertama kali di wilayah timur. Semoga penampilan kegiatan ini dapat menjadi cerita panjang dan di tahun depan akan merangkul semua komunitas di Maluku Utara.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Save Ake Gaale dan dukung oleh pemerintah Kota Ternate itu, adalah tindak lanjut dari dari lomba merancang event gastronomi pada 2024 lalu, yang di ikuti 30 komunitas. Dari jumlah komunitas itu, ada 10 komunitas yang lolos masuk kurasi pemantapan event selama 3 hari di Hotel Sahi Sahid Bela. Dalam kegiatan itu, salah satu komunitas Glowing With Badaka menjadi juara 2 pada kegiatan T-Ideathon. Usai kegiatan itu pemerintah Kota Ternate melalui Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly menetapkan penyelenggaraannya pada Desember ini.(aji)













