Home Headline Ketika Harga Bahan Kebutuhan  Dapur Kian Mencekik
HeadlineKota Ternate

Ketika Harga Bahan Kebutuhan  Dapur Kian Mencekik

Bagikan
Harga Barito mencekik pembeli, foto Saf
Bagikan

Halmaherapedia– Senin (3/8/2026) sore itu, Pasar Barito (Bawang, Rica, Tomat)  di kawasan Kelurahan Gamalama Kota Ternate Tengah itu  sangat  sibuk. Dari suara mesin kendaraan roda dua di kawasan parkiran pasar, hingga  teriakan para penjual menjajakan barangnya mengajak para  pembeli untuk berbelanja. Aktivitas dengan suara-suara  itu selalu akrab  siapapuun yang pernah mengunjungi pasar tersebut.

Di halaman parkir atau di depan pasar, sejumlah juru parkir  (Jukir) yang adalah petugas dari Dinas Perhubungan Kota Ternate  mengawasi dan menata kendaraan para  pengunjung. Sebuah peluit kecil menggantung di leher dua petugas yang  bertugas mengatur kendaraan para pembeli  sore itu,  dengan gerakan tangan  terlihat mengarahkan kendaraan yang datang dan pergi.

Belum sempat memarkirkan kendaraan, terdengar suara peluit  mengarahkan setiap kendaraan untuk diparkir secara teratur.  “Palang-palang [pelan-pelan] lurus saja,” kata jukir  mengarahkan motor.Dengan wajah yang tampak lelah, dia tetap  melakukan tugasnya.

Saat langkah kaki masuk ke dalam kawasan pasar, bertemu  seorang ibu bernama   Anisa [47]  bersama anak perempuannya  datang berbelanja  melengkapi bahan-bahan dapur mereka.

Torang mau beli kebutuhan dapur, ada   sayor kangkong, bayam, bawang deng rica. Kebutuhan   di rumah samua so habis [Kami datang di pasar belanja sayur kangkung, bayam, dan rica untuk melengkapi bahan-bahan dapur  karena  telah habis]” ujar Anisa.

Harga Tak Menentu

Harga berbagai kebutuhan pokok hingga bahan kebutuhan dapur saat ini terus mengalami kenaikan. Kenaikannya juga hampir mencapai 100 persen. Rampa campur  gabungan beberapa jenis bumbu dapur yang biasa dijual per ikat Rp5 ribu, kini naik menjadi Rp10 ribu. Jenis sayur kacang panjang yang biasanya dijual per ikat hanya Rp 5 ribu, kini naik menjadi Rp10 ribu. Itu adalah beberapa contoh harga bahan kebutuhan dapur.

Mama Fatima [51] salah satu  pedagang yang  berjualan barito  mengaku  harga-harga barang kebutuhan termasuk barito juga naik.  Pedagang asal Ternate itu  menjual bawang merah misalnya Rp50.000 per kilogram dengan kondisi yang belum di kupas kulitnya. Padahal sebelumnya harga bawang merah ini hanya Rp40 ribu.

Menurut Fatimah, harga kebutuhan di pasar ini naik karena, saat barang   kebutuhan ini didatangkan dari Manado harganya sudah naik. Tentu, ketika harga di Manado naik  sampai ke Ternte ikut dinaikkan para pedagang.

“Barang kebutuhan ini kebanyakan dong kase datang dari Manado dan Halmahera.Jadi kalu barang dari situ saja  so nae otomatis sini juga nae,  [barang kebutuhan yang dijual di pasar Barito sebagian besar  didatangkan dari Manado dan Halmahera, jika beli di sana  harga melonjak, disini pun demikian],” ujar Fatima.

Soal kenaikan harga ini juga  disuarakan  Mama Ina (50) pedagang lainnya di pasar Barito. Dia mengaku, tidak punya pilihan lain, supaya ada untung sedikit maka   harga  jual barang dinaikkan.

“Kita menyesuaikan dengan harga  saat didatangkan dari Manado,”imbuhnya.

Ina misalnya, menjual  bawang merah Rp50.000, bawang putih Rp55.000, rica nona Rp50.ribu – Rp60. ribu. Padahal sebelumnya harga  bawang merah Rp40 ribu, rica nona Rp45 ribu. Ini  karena harga  yang ditetapkan dari Manado sudah mahal. Karena itu  para pedagang  juga menaikkan harga  menyesuaikan  modal saat membeli.

“Kami tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual agar dapat menutupi biaya pembelian,” imbuhnya.

Tingginya harga membuat daya beli masyarakat menurun.Akhirnya  penjualan juga ikut berkurang dibandingkan kondisi normal.(Mg/saf)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineKota Ternate

Mahasiswa Baru PPKn Unkhair Tolak Perpeloncoan dan Budaya Feodal saat PKKMB

Mahasiswa Baru PPKn Unkhair Tolak Perpeloncoan dan Budaya Feodal saat PKKMB Halmaherapedia---...

DaerahHeadline

MDPI Bersama KPBP Malut Bahas Tata Kelola dan Subsidi BBM

Halmaherapedia--- Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI)  melaksanakan pertemuan reguler bersama Komite...

Halmahera SelatanHeadline

FOSHAL Gerakkan  Kelompok  Perempuan Konservasi Mangrove di Kayoa

  Halmherapedia--  Pulau-pulau kecil dengan hutan mangrove yang dimilikinya, memiliki peran penting...

HeadlineSejarah dan Budaya

Warga Ake Gaale Laksanakan Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan  

Halmaherapedia---Warga Lingkungan Ake Gaale Kelurahan Sangaji  Kota Ternate Utara  yang    memiliki...