Home Headline Sagu Ikan dan Halua Kenari Kepsul Diusulkan jadi Merek Kolektif
HeadlineKepulauan Sula

Sagu Ikan dan Halua Kenari Kepsul Diusulkan jadi Merek Kolektif

Bagikan
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kepsul, Alwan La Koko usai kegiatan koordinasi bersama Kemenkum Malut, foto Kemenkum
Bagikan

Halmaherapedia– Produk sagu ikan dari Desa Modapuhi Trans, dan halua kenari dari Desa Wailau di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang diproduksi oleh warga,  dilirik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula. Pemkab Sula bahkan akan  menjadikan dua produk lokal  tersebut, menjadi merek kolektif  dan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) desa setempat.

Dirilis dari situs Kemenkum Malut.go.id, menyebutkan,  Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kepsul, Alwan La Koko menyampaikan   bahwa Pemkab Kepsul saat ini bersama KDMP tengah berupaya mengembangkan sejumlah produk unggulan masyarakat dan pelaku usaha.

“Beberapa produk unggulan yang menjadi perhatian antara lain olahan sagu ikan dan halua kenari yang memiliki nilai ekonomi serta potensi besar untuk menjadi produk khas daerah,”katanya.

Pengembangan produk tersebut diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Alwan saat menerima koordinasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut), Kamis (25/6).

Dijelaskan, sinergi bersama Kemenkum Malut dalam mendorong pelindungan kekayaan intelektual melalui pendaftaran merek kolektif KDMP memiliki prospek yang baik dalam pemberdayaan masyarakat lokal.

Sementara Kakanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Rian Arvin menyampaikan  bahwa pendampingan dan fasilitasi pendaftaran merek kolektif merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperkuat daya saing UMKM dan koperasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Perlindungan merek kolektif tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi produk unggulan daerah,” jelas Argap.

Karena itu, Kanwil Kemenkum Maluku Utara berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada UMKM dan koperasi dalam memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.

Kaitan dengan hal itu, Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya, Mohammad Ikbal menyampaikan pentingnya percepatan pendaftaran merek bagi Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat identitas usaha, meningkatkan daya saing produk, serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap usaha yang dikelola koperasi.

“Harapannya Pemkab Sula dapat mendorong setiap koperasi yang telah memiliki produk maupun layanan usaha untuk segera mengidentifikasi dan mendaftarkan mereknya. Dengan perlindungan merek kolektif, produk yang dihasilkan akan memiliki identitas yang kuat dan terlindungi secara hukum,”  jelas Iqbal.

Sementara  Tim Bidang KI juga menjelaskan bahwa merek yang didaftarkan harus melekat pada produk barang maupun jasa yang dihasilkan koperasi. Produk barang dapat didaftarkan melalui merek dagang yang digunakan pada produk yang dipasarkan, sedangkan sektor jasa dapat memperoleh perlindungan melalui pendaftaran merek jasa.

“Kanwil Kemenkum Malut kana memberikan layanan pendampingan dan fasilitasi pendaftaran merek, termasuk merek kolektif bagi koperasi yang memenuhi persyaratan,” ungkapnya.

Adapun hasil koordinasi terdapat sejumlah produk potensial yang dapat segera didorong untuk memperoleh perlindungan merek, di antaranya produk sagu ikan dari KDMP Desa Modapuhi Trans, Kecamatan Mangoli Utara Kepsul, serta produk halua kenari dari KDMP Desa Wailau, Kecamatan Sanana.

“Banyak produk yang telah dikelola masyarakat dan dapat didaftarkan merek kolektifnya agar memiliki pelindungan hukum dan meningkatkan nilai produknya. Ini penting untuk mendukung produktivitas masyarakat di desa,”pungkasnya.

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Halmahera UtaraHeadline

Dampak Serius El Nino Mulai Terjadi, PDAM Halut Kurangi Distribusi Air di Kota Tobelo

Halmaherapedia-- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mengumumkan akan...

DaerahHeadlineKota Ternate

Menjaga Riuh  Sayap  di Tanah Rempah: Catatan dari Pulau Tareba

Pulau Tareba.  Mendengar namanya,  di benak saya adalah hampiran pulau kecil yang...

HeadlineKota Ternate

Mahasiswa FKIP Unkhair Soal Kekerasan Seksual dan Protes Kebijakan Kampus  

Halmaherapedia--Puluhan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun menggelar aksi...

DaerahHeadline

Pemprov Klaim Turunkan Angka Kemiskinan

BPS: Kemiskinan Naik, Pengeluaran di Bawah Rp4.078.867/ Bulan Kategori Miskin Halmaherapedia– Angka...