Home Daerah JULEHA Dilatih  Sembelih Hewan Halal
Daerah

JULEHA Dilatih  Sembelih Hewan Halal

Bagikan
Suasanapembukaan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) 2026, se-Maluku Utara,foto HUMAS Pemprov Malut
Bagikan

SOFIFI–  Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) 2026, se-Maluku Utara, dialksanakan pada Selasa (15/04/26). Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara menggelar  tersebut yang dipusatkan di Aula Maitara lantai 2 KPwBI,  mulau Rabu  15 hingg Jumat 17 April 2026.Kegiatan ini  diikuti 25 peserta dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Kegiatan ini dibuka  Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Ir. Sri Haryati Hatari,M.Si, mewakili Gubernur Maluku Utara. Hadir pula Kepala KPwBI Maluku Utara, Handi Susila, serta jajaran, Kabid Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara,  Humas Kanwil Kemenag Malut, Dinas Pertanian Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, serta instruktur dan asesor dari Lembaga Sembelih Halal Hidayatullah .

Kepala KPwBI Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud dukungan Bank Indonesia bersama pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem halal, khususnya dari sisi hulu.

“75,7% penduduk Maluku Utara beragama Islam, potensi sektor halal sangat besar untuk dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan baru yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ini   kegiatan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2025 dengan 24 peserta dari dua wilayah. Tahun ini cakupan diperluas ke seluruh kabupaten/kota dengan total 25 peserta. Materi pelatihan mengacu pada SKKNI Nomor 147 Tahun 2022 bidang penyembelihan hewan, serta sertifikasi dan ujian kompetensi sesuai standar BNSP. Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikasi profesi Juleha yang diakui secara nasional dan internasional.

Asisten II Setda Provinsi Maluku Utara, Ir. Sri Haryati Hatari,M.Si, menyampaikan apresiasi kepada KPwBI Maluku Utara atas terselenggaranya pelatihan ini. Menurutnya, juru sembelih halal memiliki peran krusial dalam rantai pasok produk halal. “Kelalaian dalam proses penyembelihan tidak hanya berdampak pada status halal, tetapi juga kualitas dan keamanan daging yang dikonsumsi masyarakat,”  katanya.

Sri Haryanti juga menegaskan  komitmen Pemprov Maluku Utara untuk membangun Rumah Potong Hewan (RPH) yang representatif dan bersertifikat halal di Sofifi. Penyiapan lahan tengah berjalan dan akan disinergikan dengan unit terkait dari pusat.  “Dengan RPH berstandar halal, produk lokal kita diharapkan mampu bersaing dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal global,” tambahnya. Kepada peserta, dia  berpesan agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

 

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadlineSerba-serbi

Diduga Ada Penyalagunaan Solar Bersubsidi, Picu Protes Sopir Lintas Halmahera

Sofifi-- Ratusan sopir lintas Halmahera yang biasa melayani transportasi penumpang dan barang...

DaerahHalmahera SelatanHeadline

Abrasi Parah,  Pesisir  Pulau Lelei  Hilang Puluhan Meter

Jalan, Rumah  dan  Sekolah Terancam LELEI--- Kenaikan permukaan air laut diikuti limpasan...

DaerahNawala

Fakultas Teknik Unhas – Unkhair Jalin Kerja sama Program Doktoral By- Research

TERNATE— Dua fakultas teknik perguruan tinggi di Indonesia timur yakni Fakultas Teknik...

DaerahHeadline

Pemprov Malut Bantu Komputer dan Besiswa untuk Siswa dan Sekolah

SOFIFI–Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, Pemerintah Provinsi Maluku...