Home Daerah BLUD Kawasan Konservasi Perairan Segera Terbentuk
DaerahHeadline

BLUD Kawasan Konservasi Perairan Segera Terbentuk

Bagikan
Rakor BLUD Pemprov Malut yang dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Malut, Ir. Sri Haryanti Hatari, M.Si. Selasa 8,06,2026
Bagikan

Diharapkan Bisa Ikut Tingkatkan PAD

Halmaherapedia—  Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan didorong dan  dikuatkan sebagai salah satu strategi jitu  meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui otonomi pengelolaan keuangan yang fleksibel dan  akuntabel. BLUD juga diharapkan mampu mendongkrak mutu pelayanan publik secara transparan, mandiri, dan profesional.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 yang dipusatkan di  Meeting Room Waterboom Kalumata, Ternate, Selasa (9/6/2026).

Rakor  yang  juga dihadiri  Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Drs. H. Yudia Ramli, M.Si  secara daring itu,  diikuti  40 peserta aktif   perwakilan  berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemprov Maluku Utara.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Malut, Ir. Sri Haryanti Hatari, M.Si., saat membuka  rakor   menyampaikan apresiasi  atas terselenggaranya agenda ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi daerah.

“Sangat strategis. Selain sebagai wadah evaluasi berkala  keberadaan BLUD di Maluku Utara,  juga  jadi ruang sinkronisasi dan penguatan komitmen bersama  mengoptimalkan kinerja pelayanan di lapangan,”ujar Sri Haryanti.

Menurutnya, Pemprov Maluku Utara terus mendorong penguatan otonomi BLUD. Saat ini, implementasi BLUD di Maluku Utara  masih didominasi oleh sektor fasilitas kesehatan dan lembaga pendidikan. Namun, ke depan, Pemprov Malut akan menambah satu BLUD baru di sektor pengelolaan kawasan konservasi perairan guna mengoptimalkan potensi kelautan daerah.

 Laut di Pulau-pulau Guraici, salah satu Kawasan Konservasi Perairan di Kecamatan Kayoa Halmahera Selatan Maluku Utara, foto Mici

“Semua potensi ini harus dikelola secara profesional, transparan, serta adaptif dengan dinamika kondisi yang ada,” tegas Sri Haryanti.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Mutia Rendani, dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut nyata  kebijakan pemerintah pusat, khususnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.

Mutia memaparkan, empat tujuan utama  Rakor BLUD 2026 ini, yaitu pertama memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep dan regulasi terkini terkait tata kelola keuangan BLUD. Kedua  mengidentifikasi berbagai peluang serta tantangan riil dalam implementasi pola pengelolaan keuangan BLUD di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Ketiga, mendorong percepatan dan peningkatan mutu layanan guna mendukung visi pembangunan daerah,  “Maluku Utara Bangkit: Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.”

Keempat,  meningkatkan pemahaman dan  kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses penilaian, penerapan tata kelola, serta evaluasi pelayanan BLUD di Provinsi Maluku Utara.

Melalui penguatan sinergi antar-OPD dalam rakor ini, Pemprov  Malut optimistis tata kelola keuangan daerah akan semakin akuntabel dan menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat melalui pelayanan publik yang prima.(aji)  

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

Tindaklanjut Temuan BPK, Taliabu Terendah, Tidore Tertinggi   

Halmaherapedia- Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Maluku Utara menggelar Kegiatan Pemantauan Tindak...

DaerahHeadline

PAD Malut 2025 Capai 103,54 Persen, Tapi Masalah Masih Mengadang  

Halmaherapedia—Pendapatan daerah Maluku Utara pada tahun 2025,mengalami kenaikan cukup signifikan. Pendapatan daerah...

HeadlineKepulauan Sula

Sagu Ikan dan Halua Kenari Kepsul Diusulkan jadi Merek Kolektif

Halmaherapedia– Produk sagu ikan dari Desa Modapuhi Trans, dan halua kenari dari...

DaerahHeadline

Wagub: Perlu Pegang 3 Pilar Utama Berbahasa

Halmaherapedia--Generasi muda Maluku Utara harus memegang teguh tiga pilar utama dalam urusan...