DaerahHeadline

Wagub: OPD Terkait Wajib Seriusi Peningkatan Ekonomi Biru

Share
Wagub saat pimpin rapat terbatas,foto Humas Pemprov Malut
Share

Halmaherapedia.com—Pemerintah provinsi  melalui Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD)   terkait dengan pengelolaan ekonomi biru  serius mendorong program ini. Hal ini ditegaskan Wagub Sarbi  saat memimpin rapat   terbatas, Senin (5/1/2026)  melibatkan para Asisten  dan Staf Ahli.  Acara ini   digelar di ruang rapat wakil gubernur. Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan dan evaluasi  sekaligus  langkah awal  2026  menyatukan visi dan misi pembangunan daerah.

“Ini  sebagai upaya  menyelaraskan pelaksanaan program- program prioritas yang  dilaksanakan tahun ini.” jelas Wagub.

Terkait  penguatan implementasi ekonomi biru di Maluku Utara kata Sarbin, meliputi peningkatan produktivitas perikanan terintegrasi, modern, dan berkelanjutan.Fokusnya adalah pengembangan komoditas lokal yang bernilai ekspor dan berdampak langsung bagi masyarakat pesisir.

“Target kita adalah percepatan pembangunan ekonomi inklusif melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan,” katanya .

Kesempatan itu juga dingatkan soal  komitmen kepemimpinan yang berfokus pada peningkatan pelayanan publik, reformasi birokrasi, serta percepatan pembangunan daerah. Beberapa hal  disebut dalam  ratas   itu terkait MCSP KPK, LHKPN dan rapat evaluasi anggaran. Wagub menginstruksikan  pada  para asisten  dan staf ahki  segera lakukan rapat bersama OPD  yang menjadi tanggung jawab mereka.

Untuk birokrasi Wagub turut mengingatkan kepada kurang lebih 443 ASN yang  sampai saat ini belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan sebagai Penyelenggara Negara (LHKPN). Soal ini  Wagub berharap para Asisten dan Sahli proaktif untuk melakukan sosialisasi pelaporan LHKPN sampai  Maret 2026 nanti.

“Saya  ingatkan agar seluruh Asisten dan Sahli kembali mengingatkan Kepala OPD untuk menelaah anggaran secara detail. Efektifkan anggaran. Lakukan sinkronisasi dan kembali  lihat lagi lalu  lakukan rapat bersama tim penyusun anggaran. Pastikan setiap rupiah digunakan untuk masyarakat,” tegasnya.

Rapat terbatas ini sendiri  menjadi penanda dimulainya kerja kolaboratif seluruh jajaran Pemerintah Daerah untuk membawa perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(aji)

banner 336x280
Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
HeadlineMenyapa Nusantara

Perkuat Ketahanan Masyarakat Pesisir, MDPI Gelar Festival Kesehatan dan Pelatihan Keselamatan di Pulau Buru

Halmaherapedia.com-- Buru Maluku-- Kesehatan dan keselamatan nelayan menjadi semakin penting. Di tengah...

HeadlineSejarah dan Budaya

Melindungi Warisan Budaya: Tenun Koloncucu Masuk Indikasi Geografis Malut

Halmaherapedia.com— Provinsi Maluku Utara memiliki banyak produk yang diwariskan turun temurun. Terutama...

HeadlineMenyapa Nusantara

 APAD Indonesia Kolaborasi Multisektoral di Bali, NTB, dan NTT Bangun Ketangguhan

Halmaherapedia.com-- NTT– Asia Pacific Alliance for Disaster  (APAD) sebagai sebuah organisasi nirlaba yang...

Halmahera TengahHeadline

Seruan untuk  Halmahera Tengah Damai

Halmaherapedia.com-- Keamanan dan kenyamanan  masyarakat   di Patani Halmahera Tengah yang terganggu menyusul...