Halmaherapedia– Makam Sultan Baabullah yang berada di daerah puncak Kelurahan Foramadiahi Kota Ternate Selatan, membutuhkan perhtian serius dari pemerintah kota Ternate dan Provinsi. Pasalnya untuk menuju kawasan cagar budaya dan wisata ini sangat membutuhkan sarana tambahan berupa penerangan untuk memudahkan akses masyarakat.
Keluhan ini setidaknya disampaikan oleh Lurah Foramadiahi Muhlis Abjan saat menghadiri kegiatan reses Muhajirin Bailussy anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari daerah pemilihan kotaTernate dan Halmahera Barat Rabu (13/5/2026) dua hari lalu. Di hadapan anggota DPRD itu dia menyampaikan bahwa, saat ini jalan menuju ke makam sultan Baabullah itu tak ada penerangan karena itu jika ada aktivitas pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut tidak bisa.
Selain masalah penerangan, dia juga meminta agar ada perhatian pembatas jalan di kelurahan itu. Pasalnya hamper setiap saat pembatas jalan menanjak menuju desa tersebut para pengendara mengalami kecelakaan.
“Mungkin ini masukan dan perlu ada perhatian karena sudah banyak jatuh korban,”katanya.
Soal adanya keluhan ini, Muhajiran menjanjikan akan mempertemukan pihak kelurahan Formadiahi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) agar memastikan fasilitas cagar budaya tersebut.
“Nanti usai reses bisa kita undang BPK dan dihadiri langsung dari Pak Lurah untuk bisa menyampaikan aspirasi ini,”kata Muhajirin.
Menurutnya, yang bisa dilakukan adalah memfasilitasi warga untuk bisa menyampaikan aspirasi dan kebutuhan warga. Sebab apa yang disampaikan itu menjadi kewenangan dari BPK. Sementara terkait dengan, pembatas jalan karena itu menajdi wilayah pemerintah kota maka bisa dikoordinasikan dengan PU Kota Ternate. (aji)
Komentar