Home Daerah Pemprov Janji  Efesienkan Belanja Rutin, Prioritas Layanan Dasar
DaerahHeadline

Pemprov Janji  Efesienkan Belanja Rutin, Prioritas Layanan Dasar

Bagikan
Suasana paripurna penyampaian pandangan fraksi di DPRD terhadap dokumen RAPBD Malut 2026, foto Humas
Bagikan

Halmaherapedia— Saat ini kondisi fiscal daerah sedang  seret-seretnya. Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengaku menyadari kondisi yang ada tersebut. Karena itu  meski ruang fiskal daerah terbatas  akibat penyesuaian dana transfer pusat, pemerintah provinsi berjanji tetap memprioritaskan pelayanan dasar melalui efisiensi belanja rutin birokrasi.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe  saat menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna di Sofifi, Rabu (22/10/2025) menjelaskan, ada 7 bidang layanan dasar yang menjadi focus pemerintah daerah. Layanan dasar itu adalah pendidikan gratis, penguatan ketahanan pangan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan jalan dan jembatan, pasar murah program mudik gratis  serta Jalan tani untuk memperlancar distribusi hasil pertanian.

Menurutnya,  pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 nanti.

“Pemerintah daerah mengapresiasi seluruh masukan dan kritik konstruktif dari fraksi-fraksi DPRD  sebagai bentuk pengawasan dan komitmen bersama mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Dijelaskan  meski ruang fiskal daerah terbatas akibat penyesuaian dana transfer pusat, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelayanan dasar melalui efisiensi belanja rutin birokrasi. Wagub Sarbin lalu mengajak seluruh fraksi memperkuat kolaborasi menjaga stabilitas fiskal daerah. Masukan DPRD, katanya akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan rancangan APBD agar selaras dengan aspirasi masyarakat.

“APBD bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi instrumen pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,”  katanya. Menurutnya   sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.(adil)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlinePolmas

10 Calon  Anggota KI  Malut 2025 – 2029 Fit and Proper Test

Ternate— Seleksi Calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Maluku Utara  memasuki tahap...

DaerahHeadline

Pemuda Kao Persoalkan Mangkraknya  217 Rumah Tak Layak Huni

KAO— Pembangunan  217 unit rumah tematik di Desa Kao, Kecamatan Kao, Halmahera...

Daerah

JULEHA Dilatih  Sembelih Hewan Halal

SOFIFI--  Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) 2026, se-Maluku Utara, dialksanakan...

DaerahHeadline

Lahan Eks PT Darco di Sofifi  akan Diusulkan jadi PSN

Rencana Dibangun  Fasilitas Kodam Maluku Utara TERNATE–Lahan eks Hak Guna Bangunan (HGB)...