Home Daerah Halmahera Selatan Pantang Menyerah, Pencarian Dr Wildan Korban Lakalaut di Laut Bibinoi Dilanjutkan    
Halmahera SelatanHeadlinePeristiwa

Pantang Menyerah, Pencarian Dr Wildan Korban Lakalaut di Laut Bibinoi Dilanjutkan    

Bagikan
Proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama berbagai pihak,foto Tim SAR
Bagikan

Halmaherapedia- Pencarian dan upaya penyelamatan dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair)  Dr. Wildan  yang hilang dalam tragedi lakalaut terus dilakukan. Korban yang  termasuk dalam  manifest  tenggelamnya longboat PM Indriyani di perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan  itu  pencariannya sudah memasuki hari kelima  Selasa  (27/1/2026).  Meski   belum menemukan korban pencarian tetap dilanjutkan pada Rabu (28/1/2026).

Tim  Search dan Rescue (SAR)  bersama  Dosen Unkhair yang diterjunkan  saat pecarian hari kelima   menghadapi  kendala alam, dihadang    cuaca. Pencarian  itu melibatkan berbagai unsur dengan  rescue dari Kantor SAR Ternate  didukung personel TNI AL Bacan dan Kodim 1509/Labuha. Selain itu   juga  kepolisian   Polres Halmahera Selatan, Polairud, Korps Brimob, hingga Polsek setempat melibatkan juga  Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan.

Informasi yang dihimpun,  sejak pukul 07.30 WIT, proses pencarian dosen hilang di mulai.  Tim Unkhair bersama SAR gabungan kembali menurunkan drone bawah air Fifish. Namun hingga pukul 16.40 WIT, proses pencarian belum ada tanda- tanda keberadaan korban.

Komandan Unit Basarnas Halmahera Selatan, Husen Abubakar, menjelaskan pencarian hari kelima ditutup tanpa hasil. “Sejauh ini kami belum menemukan pak Wildan,” tuturnya. Menurut dia, cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian dosen yang hilang dalam lakakaut itu. Dalam   pencarian hari kelima angin dan  gelombang tinggi memperlambat pergerakan tim. Bahkan satu wilayah pencarian tak dapat dijangkau sama sekali. “Operasi sesuai prosedur akan kami lilanjutkan pada Rabu pagi, memasuki hari keenam pencarian,” tutupnya.

Kapolsek Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri mengaku, hari kelima pencarian korban hilang di perairan Bibinoi  fase   paling berat, bukan hanya bagi tim SAR, tetapi juga bagi keluarga yang turut menunggu kepastian. Sebab meski proses pencarian tengah berlangsung selama lima hari kurban belum juga ditemukan.

“Upaya maksimal sudah dilakukan  tim SAR gabungan. Namun sampai hari kelima ini,  belum ada tanda-tanda korban ditemukan,” ujarnya. (adil)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
EkonomiHeadline

Kuota  Produksi Biji Nikel PT IWIP Habis,Tunggu RKAB 2026

Halmaherapedia-- PT Weda Bay Nickel (WBN) melalui perusahaan induknya Eramet Indonesia menyampaikan ...

HeadlineKota TidoreSerba-serbi

46 KM Ruas Payahe-Dehepodo, Dikerjakan 9  KM Gubernur

Gubernur Janjikan Tuntas 2027 Halmaherapedia-- Panjang ruas jalan Payahe Dehepodo Kota Tidore...

HeadlineKota Ternate

Ini Kondisi Terakhir Jamaah Haji Asal Ternate di Madinah

Halmaherapedia-- Jamaah Haji Kota asal Kota Ternate yang berjumlah 568 orang saat...

HeadlineKota Ternate

UT-Pemkot Ternate akan Perkuat Kerjasama Beasiswa

TERNATE-- Tim Universitas Terbuka (UT) Ternate  lakukan kunjungan  ke Pemerintah Kota Ternate...