Home Daerah Halmahera Selatan Pakai Drone Bawah Air, Pencarian Korban Lakalaut Dosen Unkhair Masih Nihil
Halmahera SelatanHeadline

Pakai Drone Bawah Air, Pencarian Korban Lakalaut Dosen Unkhair Masih Nihil

Bagikan
Tim Pencarian korban lakalaut dari Kampus Universitas Khairun saat ikut serta lakukan pencarian, foto
Bagikan

Halmaherapedia.com– Operasi pencarian dosen Universitas Khairun (Unkhair) Dr. Wildan yang hilang dalam  kecelakaan laut  di perairan Desa Bibinoi Halmahera Selatan Jumat (23/1/2026)  masih nihil. Meski tim SAR bersama  tim dosen Unkhair menyusuri sebagian besar perairan  tenggelamnya kapal, korban belum juga ditemukan. Hingga Minggu (25/1/2026) sore hasil pencarian masih nihil.

Komandan Unit Basarnas Halmahera Selatan, Husen Abubakar, dikonfirmasi mengatakan, pencarian hari ketiga dilakukan dengan mengerahkan lima armada, terdiri dari long boat masyarakat bantuan Kepala Desa Bibinoi, satu speedboat Polairud, dua perahu karet dari Polairud dan Basarnas, serta satu kapal bantuan dari KPLP. Meski begitu  kondisi cuaca kurang bersahabat menyebabkan proses pencarian  juga terhambat.

“Awalnya lancar, tapi angin  kencang sekitar pukul 15.30 WIT sehingga pencarian dievakuasi. Hingga penutupan operasi sementara pada pukul 17.00 WIT, hasil pencarian masih nihil,” kata Husen usai apel evaluasi.

Dia  menambahkan, Basarnas akan kembali melakukan pencarian pada hari keempat  (Senin 26/1/2026), dengan melakukan penyisiran permukaan laut sesuai SOP, dan  menyesuaikan arah pencarian berdasarkan kondisi arus maupun  cuaca.

Basarnas meminta masyarakat dan kapal-kapal yang melintas agar segera melapor kepada petugas jika menemukan tanda- tanda ada korban.

“Hingga kini, seluruh proses pencarian berjalan sesuai prosedur dan tidak ada kendala berarti,”tuturnya.

Terpisah, Ketua Tim Unkhair, M. Ridha Ajam, menjelaskan, dalam pencarian dosen Unkhair yang hilang saat kecelakaan laut hari ketiga, Unkhair juga menerjunkan 7 orang tim. Semuanya bergabung dengan tim SAR Halmahera Selatan. “Hingga sore hari tadi pak Wildan belum ditemukan. Tapi proses pencarian akan dilanjutkan,”jelasnya dalam siaran pers, Minggu (25/1/2026) yang diterima media.

Kata dia, dalam pencarian dosen yang hilang, Unkhair juga menggunakan  drone bawah air untuk memantau kondisi dasar laut yang sulit dijangkau penyelam. Namun, gelombang laut yang tinggi dan cuaca yang tidak bersahabat membuat upaya pencarian di bawah permukaan laut  harus dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan  keesokan hari (senin 26/1/2026).

“Drone bawah air kami turunkan untuk melihat langsung kondisi dasar laut karena kedalamannya cukup ekstrem dan berisiko bila dilakukan penyelaman manual. Tetapi karena gelombang tinggi, operasi ini kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan  Senin (26/1/2026) besok,”tutupnya.(adil)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Halmahera UtaraHeadline

Warga Waringi Lelewi Tagih  Janji PT NHM

Terkait Status Penggusuran Kebun Cengkeh Halmaherapedia---Warga Desa Warilelewi Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera...

DaerahHeadline

Pemprov Buat Konsultasi Publik Perkada Pengendalian Pemanfaatan Ruang

Halmaherapedia–Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi menggelar agenda Konsultasi Publik Penyusunan Peraturan Kepala...

HeadlinePolmas

Kampus Hijau: Ketika Protes Dianggap Ancaman

Oleh: Safri Rusdi Masyarakat umum melihat kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN)...

DaerahHeadline

Tindaklanjut Temuan BPK, Taliabu Terendah, Tidore Tertinggi   

Halmaherapedia- Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Maluku Utara menggelar Kegiatan Pemantauan Tindak...