Home Daerah Gelombang Capai 2 Sampai 3 Meter, BMKG Keluarkan Peringatan  Dini
DaerahHeadline

Gelombang Capai 2 Sampai 3 Meter, BMKG Keluarkan Peringatan  Dini

Bagikan
Bagikan

Halmaherapedia- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II  Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi 2 sampai 3 meter di perairan Maluku Utara (Malut). Gelombang tinggi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 28 Januari mendatang.

Petugas Prakirawan BMKG Ternate Muhammad Fauzi mengatakan,  gelombang di perairan Malut selama lima hari ke depan akan mengalami peningkatan 2  sampai 3 meter. Wilayah yang diterjang gelombang tinggi  tersebut meliputi Morotai, perairan Loloda, Perairan Timur Halmahera, Perairan Gebe, Perairan Batang Dua. Selain itu, daerah yang berpotensi gelombang dengan ketinggian 1.25  sampai 2.5 meter meliputi Perairan Barat Daya Morotai, Perairan Barat Halmahera, Perairan Batang Dua, Perairan Ternate, Perairan Barat Kayoa, Perairan Barat Bacan. Perairan Obi, Perairan Utara Mangole, Perairan Timur Sanana, dan Perairan Utara Taliabu.

“Ketinggian gelelombang di sejumlah wilayah Malut ini akan meningkat sampai 3 meter, karena kecepatan angin mencapai 25 knot 46 km per jam,” ujarnya saat dihubungi Halmaherapedia,  Sabtu (24/1/2026).

Fauzi  menjelaskan, kondisi cuaca di perairan Malut yang buruk ini dipengaruhi dinamika atmosfer dan  adanya sirkulasi di perairan Utara Papua serta gelombang Rossby Ekuator. Hal itu mengakibatkan terbentuknya belokan dan pertemuan massa udara di wilayah Malut.

“Faktor tersebut mempengaruhi kondisi cuaca di Malut  dalam beberapa hari kedepan buruk. Hujan dengan intensitas sedang – lebat dan angin kencang  akan di beberapa daerah, seperti Morotai, Halmahera Utara (Halut) Halmahera Barat (Halbar) serta bagian Halmahera Timur, Obi, Kepulauan Sula. Sula dan Taliabu,”jelasnya.

Karena itu BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Sedangkan nelayan dan pengguna transportasi laut agar memperhatikan resiko gelombang tinggi dan angin kencang yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan dan dapat berdampak pada terjadinya laka laut.

“Kami minta warga waspada, terutama nelayan maupun pengguna transportasi laut. Selain itu perlu adanya kewaspadaan bencana. Ada potensi hujan di beberapa wilayah Malut,” pungkasnya.(adil)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
Halmahera SelatanHeadline

Debu Proyek Jalan dari CV Hijrah Bangun Utama di Garut Dikeluhkan

Halmaherapedia-Proyek pekerjaan jalan sepanjang 5 kilometer ruas Dehepodo Tidore Kepulauan  Saketa Gane...

DaerahHeadline

Kelas Estuaria: Kenalkan Anak Muda Isu Lingkungan dan Belajar di Alam

Belajar Ragam Isu, Menulis dan Kampanye hingga Bersih Pantai dan Tanam Pohon...

EkonomiHeadline

Ekonomi Biru Bukan Memindahkan Ekstraksi dari Darat ke Laut

Halmaherapedia--- Pernyataan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bahwa daerah ini tidak   terus bergantung...

EkonomiHeadline

Saatnya Kelola Sektor Perikanan, Tak Bisa Bergantung ke Industri Ekstraktif

Halmaherapedia- Pengembangan ekonomi biru melalui optimalisasi sektor perikanan menjadi strategi utama pemerintah...