Halmaherapedia–Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meluncurkan capaian program tiga juta rumah. Untuk Maluku Utara rumah yang dibangun sudah mencapai 674 unit. Kegiatan peluncuran ini dilaksanakan di hotel Batik Ternate Kamis, (11/12/2025).
Ketua Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman P3KP Sulawesi I Hujurat menjelaskan, 674 unit rumah ini tersebar di kota Ternate dan Tidore serta di empat kabupaten lainnya di Maluku Utara.
“Satu unit rumah membutuhkan biaya berkisar R25 hingga Rp40 juta, tergantung wilayah masing-masing,” jelas Hujurat.
Untuk Maluku Utara total penerima berjumlah 6 ribu unit. Sementara jumlah keseluruhan rumah tiap provinsi yang akan diakses bervariasi.
Untuk Maluku Utara sekitar 6.000 penerima bantuan rumah tidak layak huni tersebut.
Dia bilang lagi, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di 2026 nanti akan meningkat sepuluh kali lipat dari biaya sebelumnya. Program ini diyakini akan terealisasi dengan kolaborasi berbagai pihak.
“Penerima bantuan itu yang nanti teralokasi di semua provinsi dan kabupaten kota di Indonesia,” jelasnya.
Terkait siapa saja yang layak menerima bantuan, kata dia, akan bekerja sama dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data-data yang dibuat BPS itu menjadi acuan kita, karena disitu sudah memuat juga legalitasnya walaupun nanti legalitasnya tidak memenuhi akan diminta dalam verifikasi lapangan untuk dipenuhi. (Susi)











