Home Daerah Sarana dan Personil Pemadam di Kota Sofifi Terbatas
DaerahHeadline

Sarana dan Personil Pemadam di Kota Sofifi Terbatas

Bagikan
Jalannya kegiatan Penyelenggaraan Pemetaan Rawan Kebakaran, oleh Satpol PP Pemprov Malut, foto HUMAS Pemprov Maut
Bagikan

Halamherapedia — Sebuah ibukota provinsi semestinya memiliki sarana prasarana yang memadai  dan layak dalam menangani  peristiwa seperti kebakaran.  Tidak dengan ibu kota Sofifi yang masih berada di bawah Tidore Kepulauan, memiliki sarana dan prasarana di bidang ini masih sangat terbatas.

Hal ini juga diakui oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe  saat membuka acara Penyelenggaraan Pemetaan Rawan Kebakaran, bertempat di Aula Yusmar, Rabu (6/8).Karena masalah ini dia  mengingatkan pentingnya langkah mitigasi bencana kebakaran dan berharap aparatur pemadam kebakaran mampu memberikan pelayanan penanganan kebakaran kepada masyarakat secara maksimal, professional dan bertanggung jawab.

“Penduduk Sofifi semakin padat, maka ASN bidang pemadam kebakaran harus cakap di lapangan” tandasnya. Dia turut memberikan perhatian pada jumlah  personil yang minim dan  terbatasnya ketersedian sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Wagub  juga  mengapresiasi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Maluku Utara atas penyelenggaraan kegiatan yang berdampak positif pada mitigasi bencana kebakaran di Maluku Utara tersebut.

Kegiatan pembinaan aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan ini merupakan amanat konstitusional Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta sub urusan kebakaran merupakan bagian dari urusan wajib pelayanan dasar” kata Sarbin.

Mengaminkan ucapan Sarbin Sehe, Kepala Satpol PP Maluku Utara, Rachmat Djabir  mengatakan, jajarannya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya ke depan dapat memperhatikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang ketentraman, ketertiban umum, serta sub urusan bidang pemadam kebakaran.

“Bekerja sesuai  koridor Permendagri Nomor 114 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal,  bidang pemadam kebakaran sehingga hak pelayanan dasar masyarakat dapat terpenuhi sebagaimana mestinya,”harapnya.

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

768 JCH Malut Dapat Tambahan Living Cost

  Ternate -Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) memberikan pelayanan terbaik...

DaerahHeadline

764 JCH Malut Dilepas,Wagub:Jaga Kekompakan

TERNATE – Sebanyak 764 Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara sudah dilepas...

HeadlineKota Ternate

 UTBK-SNBT 2026 Berakhir, 2.669 Peserta Ikut Ujian

TERNATE-- Sabanyak 2.784 pendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes...

Halmahera TengahHeadline

Perlindungan Karst dan DAS Sagea Harga Mati

FAKAWELE Gelar  Seminar dan Lokakarya SAGEA-- Kawasan karst Sagea  dengan Sungai Sagea...