Halmaherapedia— Masyarakat Desa Leleseng Kecamatan Kao Halmahera Utara (Halut) keluhkan rusaknya jembatan penghubung menuju ibukota kecamatan dan kabupaten. Jembatan ini rusak akibat dilewati alat berat ekskavator.
Doni salah satu warga Desa Leleseng bilang pada Sabtu (3/10/2026), ada aktivitas eksvator melewati jembatan beton itu, akhirnya lobang di atas jembatan itu sebelumnya semakin hancur. Hal ini memperparah kondisi jembatan yang mengganggu aktivitas masyarakat.
“Dia semakin rusak parah, karena dilewati ekskavatorr,” ujarnya.
Dia bilang sebenarnya jalan ekskavatorr itu sudah ada namun operator lebih memilih lewat di atas jembatan dibandingkan melewati jalan yang sudah ada. Itu karena mereka mau ambil jalan pintas
Jalan dan jembatan yang rusak akibat dilindas ekskavator ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Hal ini menjadi penghubung masyarakat yang ingin ke ibukota kabupaten dan ke kecamatan. Bahkan ikut mengganggu aktivitas siswa ke sekolah dengan kendaraan.
“Jembatan itu membuka akses masyarakat desa Leleseng dan Sangaji Jaya, pulang pergi ke kota,” pungkasnya. (mg1)
Komentar