Home Headline 90 Dosen Unkhair Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden
HeadlinePeristiwa

90 Dosen Unkhair Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden

Bagikan
Penyerahan Satyalancana Karya Satya yang diterima oleh salah satu dosen di Universitas Khairun Ternate, foto, humas Unkhair.
Bagikan

TERNATE– Aparatur Sipil Negera (ASN)    di lingkup Universitas Khairun Ternate menerima Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini diberikan kepada 106 orang yang  telah berjasa dalam pengabdian mereka selama bertahun-tahun mengabdi di kampus ini. Penghargaan yang ditandatangani  Presiden RI, Prabowo Subianto, diberikan kepada 90 dosen dan 16 tenaga pendidik. Dari total 106 penerima,   62 orang memasuki masa pengabdian 10 tahun,  43 untuk 20 tahun, dan 1 orang memaskui masa kerja 30 tahun.

Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM menyematkan menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya  itu bertepatan dengan  upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan pada Senin 4 Mei 2026.

Penghargaan yang ditandatangani Presiden RI, Prabowo Subianto, diberikan kepada 90 dosen dan 16 tendik. Dari total 106 penerima, sebanyak 62 masa pengabdian 10 tahun, 43 untuk 20 tahun, dan 1 orang masa kerja 30 tahun.

Rektor Unkhair, Prof. Abdullah W. Jabid, menyampaikan, Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan tertinggi negara kepada ASN atas dedikasi, loyalitas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

“Penghargaan ini diberikan kepada ASN yang telah mengabdi sebagai  bentuk apresiasi negara atas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat,”  kata Prof. Abdullah W. Jabid. Dia bilang  pengabdian dalam jangka panjang bukan hal mudah karena itu membutuhkan ketulusan dan konsistensi.

Menurutnya penghargaan ini adalah  bukti kesetiaan dalam menjaga marwah sebagai pelayan masyarakat, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan kepada mahasiswa.

Kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional sebagaimana disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Menurut Reltor saat ini Transformasi pendidikan tinggi  difokuskan pada tiga pilar utama, yakni perluasan akses pendidikan yang inklusif, penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta pengembangan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat.(aji)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineMorotai

Pemprov Beri Dukungan untuk Mahasiswa KKN dari UGM

Halmaherapedia—Mahasiswa  Unversitas Gajah Mada Jogjakarta menggelar Kuliah Kerja Nyata- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat...

Halmahera TimurHeadline

Wasile dan Air yang Tak Lagi Sama

Penulis Asmar Hi. Daud Mahasiswa Program Doktoral Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi...

HeadlineNawala

PKM  Dosen dan Mahasiswa FIB Unkhair, Buat Spray Antinyamuk dari Pala

Halmaherapedia-- Dosen bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) dalam...

Halmahera TengahHeadline

Kolaborasi 3  Kampus Buat Penguatan Pekerja Milenial di  PT IWIP

Halmaherapedia— Kampus Berdampak sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi dilaksanakan di kawasan...