Muslimat NU Malut Gelar Festival Qasidah se-Malut, Hadiah Capai Rp 400 Juta

Daerah, Nawala162 Dilihat

Halmaherapedia— Muslimat Nahdlatul Ulama Maluku Utara menggelar Festival Qasidah tingkat Provinsi Maluku Utara,  yang dibuka dengan resmi pada Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini dipusatkan di  alun-alun Kota Sofifi Ibu Kota Provinsi  Maluku Utara. Lomba yang menghadirkan peserta dari 10 Kabupaten/Kota  menjadi pusat perhatian ribuan warga Sofifi saat pagelaran Festival Qasidah Rebana Klasik dan Bintang Vokalis  yang digelar selama tiga hari itu.   Ada  panggung besar dibuat  di pusat ibu kota itu menjadi  tempat unjuk bakat bagi kurang lebih 300 peserta  se -Maluku Utara itu.

Ajang yang digagas melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Muslimat NU Maluku Utara ini tidak hanya menjadi perayaan seni bernuansa religi, tetapi juga menjadi wadah besar pencarian talenta. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 400 juta.

Pemenang kategori qasidah klasik juga akan memperoleh kesempatan istimewa mewakili Maluku Utara di kompetisi tingkat nasional, dan seluruh biaya perjalanan ditanggung  Pemprov Malut.

“Ini menjadi salah satu event seni religi terbesar di  Maluku Utara. Bukan sekadar lomba, ada multi-efek yang ditimbulkan,” kata Gubernur Sherly Tjoanda saat membuka  lomba ini.

Kesempatan itu dia ikut mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang telah menyelenggarakan kegiatan. “Festival seperti ini punya peran strategis menggali potensi masyarakat, khususnya Muslimat NU,” katanya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas jiwa dan budaya masyarakat. Pembangunan yang ideal mencakup pembangunan peradaban, seni, silaturahmi, dan kasih sayang. Ini sejalan dengan makna seni qasidah itu sendiri.

Dalam lomba ini Gubernur juga meminta para juri nasional memberikan penilaian seobjektif mungkin, sesuai kualitas peserta. Dia juga memastikan festival ini akan menjadi agenda tahunan, dengan fasilitas yang lebih nyaman bagi peserta. Sementara Ketua Muslimat NU Maluku Utara, Rosita Alting turut melaporkan beberapa kegiatan Muslimat  kepada gubernur  terkait  ikut mensukseskan program pemerinta pusat dan  daerah terkait  stunting. Selain itu, pembinaan majelis  Ta’lim, kampanye tentang perang terhadap kekerasan seksual anak di sekolah, dan pemeriksaan kesehatan serta melatih  guru PAUD di bawah yayasan pendidikan Muslimat NU sebagai pintu awal mendidik anak anak di usia dini.

“Ini adalah bentuk  kontribusi Muslimat NU Maluku Utara dalam mendukung program pembangunan yang dilakukan  pemerintah baik pusat maupun daerah.  Juga  upaya menjaga ruang-ruang kebaikan, memberdayakan perempuan, serta membina akhlak keluarga,”katanya.

Pembukaan festival turut ini dihadiri  juri qasidah nasional, Ketua TP PKK Maluku Utara Hj. Rusni Sarbin, Ketua Tanfidziyah NU Malut, dewan pakar Muslimat NU, para pimpinan OPD,perwakilan kontingen dari berbagai daerah, serta masyarakat Sofifi  memenuhi area alun-alun.(adil)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *