Halmaherapedia.com— Untuk memastikan masyarakat di wilayah kerjanya aman, akibat cuaca ekstrem belakangan ini, Camat Gane Barat Ikram M Zen mendatangi beberapa kampong di Kecamatan Gane Barat Halmahera Selatan. Seperti dilakukan Rabu (14/1/2026), dia mendatang desa Koititi dan Doro.
Ikram menyampaikan bahwa yang dia lakukan itu adalah menindaklanjuti informasi dan edaran cuaca ekstrem yang disampaikan melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara.
Kunjungan langsung ke sejumlah desa dan satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Gane Barat Halmahera Selatan ini sebagai bentuk ikhtiar dan antisipasi dini pemerintah kecamatan menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kunjungan ini dilakukan dari desa ke desa, tidak terpusat dalam satu pertemuan. Tujuannya penyampaian informasi dan imbauan dapat diterima secara langsung oleh pemerintah desa, sekolah, serta masyarakat setempat,” katanya.
Menurutnya, pendekatan langsung seperti itu lebih efektif dalam membangun kesadaran dan kerja sama semua pihak saat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.
Salah satu desa yang dikunjungi adalah Desa Koititi. Di sini Camat Gane Barat disambut Kepala Desa Bunyamin K. Wasuha, bersama staf desa.
Dalam pertemuan dengan masyarakat dan staf desa Camat Ikram M. Zen menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta dampak lanjutannya seperti banjir dan tanah longsor.

Selain di Koititi, Camat juga lakukan kunjungan ke Desa Doro, disambut kepala desa setempat beserta stafnya. Saat pertemuan dengan masyarakat di desa ini, Camat kembali menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam meneruskan informasi resmi BMKG kepada warga. Khususnya masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
“Informasi resmi BMKG kondisi cuaca beberapa hari ke depan berpotensi ekstrem. Karena itu, kami turun langsung ke desa-desa dan sekolah untuk memastikan pesan kewaspadaan ini benar-benar sampai dan dipahami semua pihak,”ujar Ikram M. Zen di sela-sela kunjungannya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pengalaman sejumlah wilayah di Maluku Utara yang terdampak bencana hidrometeorologi harus menjadi pelajaran bersama untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca.
“Kita ajak pemerintah desa untuk terus mengimbau masyarakat berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah. Secara khusus kita ingatkan nelayan tidak memaksakan diri melaut apabila cuaca dan gelombang laut tidak memungkinkan.” harapnya.
Sementara para petani diminta nmeningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, atau pohon tumbang.
“Kita ingin semua pihak tetap bisa beraktivitas, tetapi tentu memperhatikan keselamatan. jiwa harus menjadi prioritas utama,”katanya mengingatkan.
Selain masyarakat dan pemerintah desa, Camat juga melakukan kunjungan ke SMP Negeri 64 Halmahera Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada pihak sekolah, guru, serta peserta didik, mengingat aktivitas belajar mengajar juga dapat terdampak oleh kondisi cuaca ekstrem.
Ikram M. Zen mengajak pihak sekolah untuk bekerja sama dalam memastikan keamanan lingkungan sekolah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan siswa. Terutama saat hujan lebat dan angin kencang.
“Kami mengharapkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah desa, sekolah, maupun masyarakat, agar saling mengingatkan dan berkoordinasi jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Kepala desa Doro Asmar M.Ali mengapreseasi dan berterima kasih kepedulian Camat Gane Barat yang turun langsung ke lapangan.

“Langkah adalah bentuk kepemimpinan yang responsif dan berpihak pada keselamatan masyarakat. Kami berterima kasih atas kepedulian Pak Camat. Ini langkah antisipasi sebelum terjadi,” katanya.
Saat ini banyak berita di bagian barat dan utara Pulau Halmahera masih proses pemulihan akibat banjir beberapa waktu lalu. Hal ini menjadi pengingat bagi seluruh wilayah di Halmahera Selatan, khususnya Gane Barat, agar tidak menganggap remeh peringatan cuaca ekstrem dari BMKG.
“Pemerintah desa siap menindaklanjuti imbauan camat dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berkelanjutan,”tutupnya.(aji/kotu)











