Home Halmahera Barat Kementerian ESDM akan Lelang Lagi WKP Talaga Rano Halbar
Halmahera BaratHeadline

Kementerian ESDM akan Lelang Lagi WKP Talaga Rano Halbar

Bagikan
Talaga Rano Halmahera Barat Bakal Dieksploitasi untuk listrik Geotermal,foto ist
Bagikan

Halmaherapedia.com– Pemerintah berencana melelang  kembali  sejumlah wilayah kerja panas bumi (WKP) pada Januari 2026 ini. WKP ini   termasuk proyek yang sebelumnya belum diminati pelaku usaha pada 2025 lalu.

Dikutip dari  beberapa sumber media  disebutkan   bahwa Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementrian ESDM  Eniya Listiani Dewi, menyatakan keputusan ini diambil  untuk mempercepat pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Disebutkan, lelang akan mencakup WKP Songgoriti yang sebelumnya belum menarik minat investor, WKP Ungaran yang penugasannya dicabut dari PLN, serta WKP Telaga Ranau.

“Lelang ini harusnya akhir tahun lalu, tetapi dokumennya kan banyak  ternyata harus mundur ke Januari ini,” kata Eniya kepada wartawan  di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (9/1).

Eniya juga menyatakan, terdapat satu proyek panas bumi dengan skema penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE) yang sebelumnya belum berjalan karena kurang diminati. Karena itu akan kembali  ditawarkan.

“Terus PSPE lagi. PSPE ada kemarin yang belum naik juga. Ada yang enggak diminati gitu, nanti kita buka lagi kayak gitu lah,” sebut Eniya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan seluruh proses lelang akan dilaksanakan secara terbuka sesuai  arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pemerintah telah mereformasi regulasi terkait panas bumi sehingga memberikan kepastian hukum dan mempercepat investasi.

Berdasarkan data paparan yang ditunjukkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, ada 3 WKP dan 7 PSPE panas bumi yang siap ditawarkan kepada investor.

Tiga WKP Panas Bumi

  1. Telaga Ranau, Maluku Utara dengan kapasitas 40 MW
  2. Songgoriti, Jawa Timur dengan kapasitas 40 MW
  3. Danau Ranau Lampung, Sumatera Selatan dengan kapasitas 40 MW

Tujuh PSPE Panas Bumi

  1. Bandar Barusepa, Maluku dengan kapasitas 25-40 MW
  2. Jenawi, Jawa Tengah dengan kapasitas 86 MW (tahap awal sekitar 55 MW)
  3. Gunung Tampomas, Jawa Barat dengan kapasitas 30 MW
  4. Kadida, Sulawesi Tengah dengan kapasitas 40 MW
  5. Cubudak-Panti, Sumatera Barat dengan kapasitas 40 MW
  6. Cisurupan Kertasari, Jawa Barat dengan kapasitas 20 MW
  7. Tuang, Sulawesi Selatan dengan kapasitas 20 MW.(aji/)
Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

Inflasi Tinggi karena Malut  Bergantung Pangan  dari Luar   

 Halmaherapedia—Rilis BPS pada Juni 2024, menunjukkan inflasi bulanan Malut  menyentuh angka 2,45...

DaerahHeadline

Bird Race Competion, Ajang Perkenalkan Kehati Halmahera  

Bird Race Competion, Ajang Perkenalkan Kehati Halmahera   Halmaherapedia-- International Bird Race...

HeadlineKota Ternate

Nyanyian Alam Pulo Tareba: Dari Cerita  Alam yang Indah hingga Ancaman Perburuan Satwa Liar   

Penulis: Safri Rusdi/Wartawan Halmaherapedia.com  Rimbun pepohonan  dan suara burung dari kejauhan terdengar...

Halmahera UtaraHeadline

Warga Waringi Lelewi Tagih  Janji PT NHM

Terkait Status Penggusuran Kebun Cengkeh Halmaherapedia---Warga Desa Warilelewi Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera...