Home Daerah Halmahera Selatan Debu Proyek Jalan dari CV Hijrah Bangun Utama di Garut Dikeluhkan
Halmahera SelatanHeadline

Debu Proyek Jalan dari CV Hijrah Bangun Utama di Garut Dikeluhkan

Bagikan
Papan nama proyek CV Hijrah Mandiri Utama, foto warga
Bagikan

Halmaherapedia-Proyek pekerjaan jalan sepanjang 5 kilometer ruas Dehepodo Tidore Kepulauan  Saketa Gane Barat yang sedang dikerjakan  CV Hijarah Bangun Utama itu dikeluhkan  warga  warga  Desa Batulak,  Gumira dan Posi-posi di Kecamatan Gane Barat Utara.

Keluhan  disuarakan warga   terkait  debu yang ditimbulkan akibat aktivitas pekerjaan pengangkutan material untuk  pekerjaan Lapen (Lapis Penetrasi Makadam). Debu yang muncul  itu saat  alat berat bekerja.  Debu tersebut tidak hanya mengotori rumah tetapi juga  warga terancam menjadi sesak napas.

Adnan A Torano yang juga Kepala Desa Batulak Kecamatan Gane Barat Utara menyampaikan bahwa rumah- rumah warga  di tepi jalan menerima imbas pekerjaan ini.

“Di dalam rumah berdebu bahkan alat makan juga penuh dengan debu,” kata Adnan kepada Halmaherapedia Jumat lalu.

Truk proyek yang lewat saat mengambil material menyebabkan debu beterbangan dan masuk ke rumah warga, foto warga Batulak

Dia bilang  kondisi ini tidak hanya dirasakan warga desanya tetapi juga  di Gumira dan Posi-posi. Sekarang ini warga sangat menderita. Apalagi saat ini musim kemarau dan angin kencang, membuat debu beterabangan kemana mana.

Karena itu pihaknya  meminta ada perhatian dari pihak perusahaan   menyelesaikan masalah debu ini.

“Keluhan  ini  torang(kami,red) sampaikan  agar pihak perusahaan bisa  mengantisipasi dengan menyiram atau seperti apa. Jangan mengorbankan masyarakat, dengan menderita penyakit,”kata Adnan.

Dijelaskan, aktivitas perusahaan ini menganggu masyarakat   tiga desa itu saat  truk  mengambil bolak-balik mengambil material  sirtu di Desa Samo.

“Masalah ini saya sudah  ulang kali  kordinasi dan bicara dengan pihak perusahaan   tapi mereka tidak hiraukan,” katanya.

Proses penyiraman yang dilakukan untuk mengurangi debu akibat lalu lalang kendaraan proyek, foto Julian Bopeng

Pihak Perusahaan melalui Direktur CV Hijrah Bangun Utama  Julian Boppeng yang dikonfirmasi Senin (24/8/2026) mengaku kalau keluhan masyarkat soal debu itu sudah diatasi dengan melakukan penyiraman jalan setiap saat.

“Saya sudah diberitahukan  para pekerja di lapangan jika keluhan masyarakat itu telah ditindaklanjuti. Ada foto- foto penyiraman jalan setiap saat. Penyiraman ini  agar warga terhindar dari dampak debu proyek,” kataya.

Saat ditanya dalam sehari berapa kali  perusahaan  menyiram jalan untuk membebaskan debu yang mengancam warga, Julian beralasan akan berkoordinasi lagi dengan  pekerja di lapangan untuk memastikannya. (aji)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

Kelas Estuaria: Kenalkan Anak Muda Isu Lingkungan dan Belajar di Alam

Belajar Ragam Isu, Menulis dan Kampanye hingga Bersih Pantai dan Tanam Pohon...

EkonomiHeadline

Ekonomi Biru Bukan Memindahkan Ekstraksi dari Darat ke Laut

Halmaherapedia--- Pernyataan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bahwa daerah ini tidak   terus bergantung...

EkonomiHeadline

Saatnya Kelola Sektor Perikanan, Tak Bisa Bergantung ke Industri Ekstraktif

Halmaherapedia- Pengembangan ekonomi biru melalui optimalisasi sektor perikanan menjadi strategi utama pemerintah...

DaerahHeadline

Muslimat NU Edukasi Gizi untuk Percepatan Penurunan Stunting di Malut

Halmaherapedia--Stunting atau gangguan pertumbuhan  anak, masih  jadi tantangan kesehatan masyarakat di Maluku...