Home Halmahera Barat Muhajirin Bailusy Tutup Reses di Dua Desa di Halbar
Halmahera BaratHeadline

Muhajirin Bailusy Tutup Reses di Dua Desa di Halbar

Bagikan
Muhajirin saat melakukan reses di Desa Hijrah Jailolo Selatan Halmahera Barat, foto dokpribadi
Bagikan

Muhajirin: Harapan Publik  Pembengunan Merata dan Menyentuh Hak Dasar

Halmaherapedia–Reses seorang anggota DPRD itu tak sekadar agenda formal dewan,  lebih dari itu, menjadi ruang penting  mendengar langsung suara rakyat tanpa sekat dan  perantara. Itu salah satu pesan penting yang disampaikan Muhajirin Bailusy salah satu  anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari daerah pemilihan Kota Ternate dan Halmahera Barat di hadapan  masyarakat di Jailolo selatan dan Ibu Halmahera Barat.

“Wakil rakyat harus hadir mendengar langsung persoalan masyarakat,”ujarnya.

Setelah itu memperjuangkannya dalam kebijakan dan program pembangunan. Menurutnya, dengan turun langsung ke lapangan, kebijakan yang lahir diharapkan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.

Muhajirin yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Malut dalam resesnya di  Halbar ini, sekaligus menutup seluruh rangkaian reses  masa sidang kedua  2026. Total menyambangi 8 titik di Kota Ternate dan Halmahera Barat. Titik terakhir yang disambangi adalah warga desa  Hijrah Jailolo Selatan  dan Gam Ici Kecamatan Ibu.

Suasana reses Ketua Komisi IV DPRD MAluku Utara Muhajirin Bailusy di Desa Gam Ici Kecamatan Ibu Halmahera Barat,foto dok pribadi.

Di  Desa hijrah  warga menyuarakan  fasilitas pendidikan di SMA Negeri 5 dan 6  yang belum memadai seperti  Laboratorium Komputer,  ruang kelas yang rusak  hingga masalah air bersih di sekolah tersebut.

Selain itu, mereka juga suarakan   fasilitas Pertanian, air bersih warga, infrastruktur berupa jalan tani. Tidak itu saja ada juga  jalan menuju  TPA  di  kecamatan Sahu serta tunjangan perangkat desa    dalam 6 bulan belum direalisasikan

“Alhamdulillah, seluruh agenda telah kami tuntaskan. Dua desa di Halbar jadi titik terakhir,” ujar Muhajirin    Rabu (20/5/2026).

Muhajirin juga mengapresiasi partisipasi masyarakat selama reses. Antusiasme itu menurutnya, menunjukkan besarnya harapan publik terhadap pembangunan  yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Ada beragam aspirasi  menyangkut infrastruktur.  Dari persoalan jalan dan jembatan, drainase, bantuan sosial, akses jaringan telekomunikasi, jalan tani, sarana-prasarana pertanian, hingga kebutuhan sektor pendidikan.

Tidak itu saja, tokoh masyarakat, pemuda, dan tokoh perempuan,  pelaku UMKM serta pihak sekolah juga aktif menyampaikan usulan dan kebutuhan yang selama ini belum tersentuh maksimal oleh pemerintah.

“Seluruh aspirasi yang masuk tidak akan berhenti sebagai catatan seremonial semata, tapi  diperjuangkan sesuai kewenangan lembaga,”ujarnya.

Nanti  dipilih mana sesuai kewenangan DPRD kabupaten/kota dan  ranah DPRD Provinsi Maluku Utara.

“Yang pasti, seluruh aspirasi masyarakat tetap dikawal dan diperjuangkan sesuai kewenangan,”katanya.

Muhajirin berharap, hasil reses  dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran, merata, dan menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat bawah.(*)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineMenyapa Nusantara

Laporan Indonesia peringkat pertama dunia dalam transparansi perpajakan

Indonesia menempati peringkat pertama dalam pelaporan insentif perpajakan berdasarkan laporan Global Tax...

HeadlineMenyapa Nusantara

Peta sekolah dan keadilan kota

Surabaya, 20/5 (ANTARA) - Deretan kursi plastik mulai ditata di sejumlah sekolah...

HeadlineMenyapa Nusantara

Prabowo umumkan penerbitan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA

Jakarta, 20/5 (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI...

HeadlineOpini dan Sastra

Waspada Bahaya Di Balik Curah Hujan Ekstrim  

Penulis: Mohamamd Ridwan Lessy (Dosen Ilmu kelautan dan Plt Ketua Forum PRB...