Beredar penipuan yang mencatut program Bantuan Subsidi Upah (BSU) seiring penyaluran pada Oktober 2026, sehingga masyarakat perlu waspada agar tidak terjebak dan mengalami kerugian.
Ada beberapa modus yang dijalankan dalam model penipuan ini
Pertama mengirim pesan melalui WhatsApp atau media sosial berisi tautan palsu BSU. Meminta data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan dengan dalih registrasi atau verifikasi. Selain itu menjanjikan percepatan pencairan BSU dengan jalur tidak resmi.
Terakhir menggunakan logo Kemenaker atau lembaga lainnya pada situs tidak resmi.
Karena itu ada beberapa cara agar tidak terjebak penipuan. Yakni jangan mengeklik tautan sembarangan atau memasukkan informasi pribadi. Jangan berikan kata sandi kepada pihak lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas.
Perlu mewaspadai permintaan uang atau pembayaran dengan iming-iming dapat segera cair. Jika menerima pesan mencurigakan, periksa informasinya melalui kanal resmi bsu.kemnaker.go.id.Selain itu apabila terdapat kendala pada akun atau situs resmi, gunakan fitur pusat bantuan pada situs **https://bantuan.kemnaker.go.id**.
Kanal Laporan Penipuan
- Situs pengaduan:
- Pusat telepon Kemnaker:
1500630
- Laporkan situs palsu:
Imbauan Kemenaker
“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemenaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.”
Indah Anggoro Putri
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker.
Sumber dan kredit infografis:
- Data: Kemenaker/Kemenko Perekonomian
- Foto: Antara Foto/Shutterstock
- Riset: Iqbal
- Grafis: Wasril
- Editor: Dyah
Komentar