Halmaherapedia.com— Jajaran Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menggelar penandatanganan Perjanjian Kontrak Kerja dengan Kepala Kantor Agama Kota Tidore Kepulauan Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H.Amar Manaf didampingi Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) H. Samsuddin Fathahuddin. Selain penandatanganan Perjanjian Kinerja juga dilakukan penyerahan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) sebagai bagian dari komitmen pelaksanaan program dan anggaran tahun berjalan.
Kehadiran Kakanwil dan jajarannya ini sekaligus menghadiri sambutan dan ramah tamah dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Tidore Kepulauan, H. Lukmanuddin Abd.Rahman yang baru dilantik. Acara tersebut dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan.
Kesempatan Kakanwil Agama H Amar Manaf menyampaikan bahwa, Kankemenag Kota Tidore Kepulauan lahir dari proses panjang di tingkat bawah. Dia melakukan berbagai terobosan nyata dalam setiap penugasan yang diemban. Ini menjadi modal penting memimpin dan membawa perubahan.
“Saya percaya di bawah kepemimpinannya akan terjadi banyak perubahan positif. Terpenting semangat membangun harus terus dijaga dan ditumbuhkan,” harap Kakanwil.
Dia turut mengingatkan, pentingnya ada keberanian dalam melakukan langkah- langkah strategis, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas kajian di madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA).
“Seluruh aparatur menjadi sumber daya manusia yang profesional sesuai dengan bidang tugas masing-masing,”katanya.
Lebih lanjut, Kakanwil juga mendorong agar madrasah terus melahirkan peserta didik dan mendidik dengan penguatan di bidang penelitian, sains, dan teknologi.
“Madrasah anak-anak harus diarahkan sesuai potensi dan minat masing-masing. Diperkuat pengetahuan yang mendalam agar mampu bersaing dan berkontribusi di masa depan,”katanya.
Kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Kota Tidore Kepulauan menyampaikan refleksi perjalanan pengabdiannya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai pemimpin. Ia menegaskan, kepemimpinan harus melalui proses panjang sebagai bagian dari pembentukan kapasitas dan kematangan diri sebelum menerima tanggung jawab besar. (aji)











