Home Headline Warga Tufraka Pulau Hiri Terdampak Banjir Berulang
HeadlineKota Ternate

Warga Tufraka Pulau Hiri Terdampak Banjir Berulang

Bagikan
Bagikan

Halmaherapedia.com- Hujan deras yang mengguyur  Maluku Utara  Selasa (13/1/2025) dini hari hingga pagi  ikut berdampak  bagi sebagian warga di Pulau Hiri Kota Ternate. Di Kelurahan Tufraka, air  meluap dari embung karena tidak tertampung.  Sebelumnya,  luapan air dari embung dan menyebabkan banjir di kecamatan Pulau Hiri, itu terjadi  dini hari    sekira pukul 03.00 WIT Senin (5/1/2025) lalu. Kala itu  banjir datang  tiba-tiba saat warga masih tertidur lelap. Dalam kejadian  itu   tiga rumah warga terendam air.  Peristiwa  serupa kembali terjadi sekira pukul 04.00 hingga 05.00 WIT Selasa (13/1/2026). Peristiwa ini berulang   selain luapan air dari embung juga  drainase  tidak memadai.

“Ada delapan rumah  terkena  banjir, yakni  milik Nyong Popa, Malang Suleman, Sahlan Salam, Ade Saraha, Sukur Umar, Loga Marjan, Ridwan Sidik, dan Herwin Hafel.

Air  meluncur mengikuti  kontur tanah yang miring  lalu masuk  rumah warga  merendam seisi rumah. Akhirnya warga berusaha menyelamatkan barang- barang penting  saat hujan lebat mengguyur.

Banjir tersebut menurut Lurah Tafraka Ibrahim Nifu, terjadi  karena  limpasan  debit air dari embung  yang mengalir lewat selokan kecil sekitar permukiman.   Akhirnya  drainase  tak sanggup tampung volume air hujan yang tinggi,  akhirnya meluap.

“Ukuran selokan pendek dan kecil. Karena itu   air   embung meningkat,  tak sanggup  menampung  debit air,” ujarnya.

Sementara  untuk penanganan,  informasi yang diterima dari lurah  dari BPBD, mereka  segera turun  lokasi setelah hujan reda untuk mengecek kondisi,” tambahnya.

Banjir ini  bukan kali pertama. Peristiwa ini  rutin  terjadi jika ada hujan lebat. Karna itu  perlu solusi jangka panjang, tak  sekadar penanganan darurat saat  banjir.

“Mendesak diantisipasi adalah aliran air dari embung. Kalau tidak, selokan sekitar rumah warga harus diperlebar. Jika tidak  banjir  akan terus terulang,”  cecar Ibrahim

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian  ini.  Namun, warga mengaku  khawatir jika  ada  hujan susulan, Sementara  hingga kini belum ada solusi permanen .

Sementara  warga tetap diimbau  waspada, meski  dinilai belum sebanding dengan tindakan konkret yang diharapkan.(aji/olah)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineKota Ternate

PAD Malut Sudah Capai 103 Persen, Nilainya Sentuh 1,220 T dari Target 1,580 T  

 Halmaherapedia---Target Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Maluku Utara oleh Pemerintah Provinsi  menunjukkan pertumbuhan...

DaerahHalmahera UtaraHeadline

Wagub Sarbin On The Spot Pastikan Sekolah Rakyat Terintegrasi

Halmaherapedia – Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Halmahera Utara berada...

HeadlineNawala

Majelis Ta’lim Alkhaeriah Ake Gaale Dilantik, Turut Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

 Halmaherapedia-- Pengurus Majelis Ta’lim Alkheriah Lingkungn Ake Gaale Kelurahan Sangaji Kota Ternate...

HeadlineMorotai

Ketika Jepang Datang dan Telusuri Jejak Perang Dunia Ke-II di Morotai 

 Teruo Nakamura, Bukti Orang Terakhir Jepang Pulang Hidup Tahun 1975 Halmaherapedia- Pulau...