Home Daerah BPC HIPMI Halmahera Tengah Tolak Musdalub di Ternate
DaerahHeadline

BPC HIPMI Halmahera Tengah Tolak Musdalub di Ternate

Bagikan
Ketua HPMI Halteng
Bagikan

Halmaherapedia.com– Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Halmahera Tengah menolak pelaksanaan Pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang diselenggarakan Minggu 8 Februari 2026 lalu. Musyawarah yang berlangsung di Asrama Haji Kota Ternate itu dinilai tak sesuai prosedur.

Ketua Umum BPC HIPMI Halmahera Tengah, Maya Sondak, menegaskan pelaksanaan Musdalub tersebut tidak dilakukan sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan secara sepihak tanpa melalui prosedur yang sah serta tanpa adanya surat undangan, pemberitahuan resmi, maupun informasi kepada BPC Halmahera Tengah maupun BPC lainnya di wilayah Provinsi Maluku Utara.

“Pelaksanaan Musdalub ini tidak sesuai mekanisme organisasi. Tidak ada surat undangan, tidak ada pemberitahuan resmi, bahkan tidak ada informasi yang disampaikan kepada kami maupun BPC lainnya. Ini jelas mencederai prinsip-prinsip organisasi,” tegas Maya, kepada Halmaherapedia.com, Selasa (10/2).

Lebih lanjut, Maya juga menyoroti kehadiran perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, seharusnya perwakilan BPP HIPMI yang hadir berperan sebagai penengah untuk menjaga stabilitas organisasi, bukan justru memperkeruh suasana dan kondisi internal HIPMI Maluku Utara.

Ia bahkan menyebut bahwa MUSDALUB tersebut justru diprakarsai secara sepihak, termasuk adanya dugaan keterlibatan Hadi Nainggolan, selaku Ketua Satgas Pangan BPP HIPMI, yang dinilai menjadi aktor utama di balik pelaksanaan MUSDALUB tersebut.

“Perwakilan BPP yang hadir seharusnya menjadi penengah, bukan malah memperkeruh suasana. Yang terjadi justru sebaliknya, bahkan menjadi otak dari MUSDALUB sepihak ini,” lanjutnya.

BPC HIPMI Halmahera Tengah secara tegas menyatakan penolakannya terhadap hasil dan proses MUSDALUB tersebut. Mereka menilai bahwa tindakan sepihak tersebut berpotensi merusak tatanan organisasi, menciptakan konflik horizontal antar struktur HIPMI, serta mengganggu stabilitas kelembagaan HIPMI di daerah.

Maya juga mengaku kehadiran HIPMI Halteng yang diwakili sekretaris dalam Musda tersebut tanpa sepengetahuannya. Karena itu, Ia mengaku mengecam hal tersebut.

BPC HIPMI Halmahera Tengah berharap agar BPP HIPMI, khususnya Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, dapat bertindak secara bijak, objektif, dan tegas terhadap oknum-oknum yang dianggap tidak bertanggung jawab serta telah mengacaukan kondisi dan situasi organisasi HIPMI di Maluku Utara.

“Kami berharap Ketua Umum dan Sekjen BPP HIPMI dapat mengambil langkah tegas dan bijak terhadap oknum-oknum yang telah merusak tatanan organisasi dan mengganggu stabilitas HIPMI di daerah,” tutupnya.(adil/PN)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

Jelang Iduladha 1447 H, Hewan Kurban Diawasi Ketat

Halmaherapedia— Badan Karantina Indonesia (Barantin) di seluruh wilayah Indonesia lakukan perlindungan maksimal...

Halmahera SelatanHeadlineKota Tidore

Program Pendanaan GEF-7 Crop Bio Kementan Sasar Cengkih Pala 

Sasarannya  di  Tidore Kepulauan dan Halmahera Selatan   Halmaherapedia-- Proyek Global Environment Facilities (GEF)-7...

DaerahHeadline

Ekonomi Malut Melambat, Serukan Diversifikasi Nontambang  

Halmaherapedia--  Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang meroket dalam beberapa tahun ini  mulai...