Home Headline PAD Malut Sudah Capai 103 Persen, Nilainya Sentuh 1,220 T dari Target 1,580 T  
HeadlineKota Ternate

PAD Malut Sudah Capai 103 Persen, Nilainya Sentuh 1,220 T dari Target 1,580 T  

Bagikan
Rapat sinkronisasi OPD bahas PAD Malut, lewat tambang saat ini Sudah Capai 103 Persen, Nilainya Sentuh 1,220 T dari Target 1,580 T  
Bagikan

 Halmaherapedia—Target Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Maluku Utara oleh Pemerintah Provinsi  menunjukkan pertumbuhan positif.  Data  per 15 September 2026, menunjukkan capaian PAD  sudah menembus  angka  103% dari target APBD induk.  Sementara  untuk APBD- Perubahan sudah mencapai 97%.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)  Malut,  Zainab Alting di hadapan Wakil Gubernur Sarbin Sehe  dalam  kegiatan pendataan dan verifikasi lapangan oleh OPD teknis penghasil pendapatan  Rabu (16/9/2026), memaparkan bahwa sektor PAD Maluku Utara menunjukkan pertumbuhan positif.

“Alhamdulillah, PAD  sudah di angka Rp1,220 triliun dari target Rp1,580 triliun di APBD-P. Kami optimistis akhir tahun target  dapat tercapai,”janjinya.

Sementara itu, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,431 triliun atau 75,71% dari target APBD-P.

Kesempatan itu Wagub mengingatkan pentingnya optimalisasi target PAD yang telah ditetapkan guna memastikan berjalannya program pemerintah dan sehatnya pengelolaan anggaran, terutama sektor pajak dari perusahaan-perusahaan.

“Harus ada tolok ukur keberhasilan yang jelas. Evaluasi berkala, optimalisasi UPT dan personel teknis, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan,” kata Sarbin.

Saat ini  Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menggenjot  PAD sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian fiskal daerah. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan pendataan dan verifikasi lapangan oleh OPD teknis penghasil pendapatan.  Kegiatan di Ruang Rapat Wakil Gubernur ini menjadi forum evaluasi   capaian pendapatan daerah sekaligus penguatan strategi mengoptimalkan potensi PAD dari berbagai sektor.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe saat meminta OPD bekerja  dengan keterpaduan   perencanaan, penganggaran, dan pendapatan sebagai fondasi utama pembangunan. Dia ingatkan  bahwa perencanaan pembangunan harus selaras dengan alokasi pendapatan agar kebijakan yang dirumuskan dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.(aji)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHalmahera UtaraHeadline

Wagub Sarbin On The Spot Pastikan Sekolah Rakyat Terintegrasi

Halmaherapedia – Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Halmahera Utara berada...

HeadlineNawala

Majelis Ta’lim Alkhaeriah Ake Gaale Dilantik, Turut Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

 Halmaherapedia-- Pengurus Majelis Ta’lim Alkheriah Lingkungn Ake Gaale Kelurahan Sangaji Kota Ternate...

HeadlineMorotai

Ketika Jepang Datang dan Telusuri Jejak Perang Dunia Ke-II di Morotai 

 Teruo Nakamura, Bukti Orang Terakhir Jepang Pulang Hidup Tahun 1975 Halmaherapedia- Pulau...

HeadlineKota Ternate

Perjuangan Esau Sidemo, 26 Hari Bertarung Nyawa di Samudera Pasifik

Temui Hal Mistis hingga Lumba- lumba sebagai Penunjuk Pertolongan Fajar mulai menyingsing...