Halmaherapedia.com— Dalam upaya membantu proses pencarian salah seorang dosen yang hilang tenggelam di perairan Bacan Jumat (23/1/2026), pihak Universitas Khairun Ternate Maluku Utara gelarrapat dan membentuk tim pencarian. Tim ini akan membantu memencari Dr. Wildan dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang hilang dalam tragedi kecelakaan laut tersebut.
Rapat itu dipimpin Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM hadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Hasan Hamid, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si, serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) Unkhair, Ir. Nurdewi Rizka, S.P., M.Pd.
Rapat di Bella International Hotel, Ternate Sabtu (24/1/2026) itu menunjuk tujuh dosen Unkhair yang dijadwalkan diberangkatkan ke Halsel malam tadi untuk bergabung dalam proses pencarian karena belum ditemukan pasca kejadian hingga kini.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Unkhair terhadap musibah yang menimpa salah satu anggota sivitas akademika Unkhair itu.
Rektor Unkhair, Prof. Abdullah W. Jabid, mengatakan pembentukan tim pencarian merupakan respons pimpinan universitas atas tragedi kecelakaan laut tersebut.
Menurutnya, sebelum insiden terjadi, lima dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair tengah menjalankan tugas akedemik berupa penelitian terkait sejarah dan budaya di sejumlah desa tua di wilayah Obi, Halsel.
“Namun, dalam perjalanan menuju Desa Piga Raja, kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan,” ujar Prof. Abdullah.
Selain itu, ini upaya mendorong sivitas akademik Unkhair agar ikut terlibat langsung di lapangan dan jangan menunggu informasi dari pihak terkait. Terlibat langsung di lapangan supaya proses pencarian korban terus berlanjut.
“Hingga Sabtu sore belum ditemukan. Kami memandang perlu membentuk tim dan menurunkan langsung ke Halsel,” katanya.(mg1)

















