Home Nawala BPK Wilayah XXI Gelar Sarasehan Budaya
NawalaPeristiwa

BPK Wilayah XXI Gelar Sarasehan Budaya

Bagikan
Wakil Gubernur didampingi Kepala BPK wilayah XXI saat membuka sarasehan budaya, ditandai dengan pemukulan gong. Foto BPK Wilayah IX
Bagikan

Halmaherapedia- Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XXI Maluku Utara (Malut) menggelar sarasehan budaya tahun 2025. Kegiatan bertajuk “Semangat Memajukan Kebudayaan Melalui Penetapan Cagar Budaya (Cb) dan Warisan Budaya dan Tak Benda Indonesia (WBTB) ini berlangsung di Bela International Hotel, Kamis malam (28/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Sarbin Sehe sekaligus membuka  sarasehan budaya. Selain itu kegiatan juga dihadiri stekholder 10 kabupaten kota Malut, pegiat budaya dan komunitas budaya di sejumlah daerah Malut.

Sarbin Sehe dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah selalu diminta untuk mensinkronkan antara asta cita Presiden Prabowo Subianto guna mewujudkan Indonesia emas 2045 nanti. Di mana salah satu asta cita itu adalah menguatkan pentingnya menjaga lingkungan dan budaya. “Sarasehan budaya ini momentum mendorong pelestarian budaya di tengah tantangan zaman. Karena itu karya budaya, seni dan budaya harus kita kemas dengan baik, supaya bisa bermanfaat dan menjadi simbol kejayaan daerah,” pesannya.

Matan Kemenag Malut ini juga meminta hasil sarasehan budaya akan melahirkan rekomendasi bagi daerah untuk pemajuan kebudayaan. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi pijakan awal terus melestarikan budaya di Malut dan bermanfaat bagi negara,” tutupnya.

Sementara itu kepala BPK Malut Winarto mengatakan, kegiatan sarasehan budaya yang dilaksanakan tahun ini sudah yang ketiga kalinya gelar. Dimana melibatkan semua pihak dari kabupaten kota maupun kalangan akademisi, maupun komunitas budaya. “Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 28 sampai 30 Agustus mendatang. Tujuan sarasehan budaya ini supaya ada masukan dari semua pihak baik kalangan akademis, maupun komunitas budaya, untuk mendorong pelestarian budaya di Malut. Sehingga akan menjadi bahan rujukan BPK menganggarkan pelestarian budaya,” ujarnya kepada Halmaherapedia, Kamis malam (28/8/2025).

Kata dia, BPK menargetkan dengan kegiatan yang gelar cagar budaya dan objek cagar budaya (OCB) bisa didorong pelestarian kedepannya. Sebab masih banyak cagar budaya di Malut yang belum terpelihara dengan baik. “Harapannya melalui sarasehan ini kita bisa serap aspirasi. Kemudian ada kolaborasi memajukan cagar budaya di Malut,” pungkasnya.(aji/pn)

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineNawala

PKM  Dosen dan Mahasiswa FIB Unkhair, Buat Spray Antinyamuk dari Pala

Halmaherapedia-- Dosen bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) dalam...

HeadlinePeristiwa

Aliansi BEM  Bergerak Maluku Utara Sampaikan 16 Tuntutan ke Pemerintah 

Halmaherapedia-- Sejumlah organisasi mahasiwa di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate yang tergabung dalam...

Nawala

Pasca Munas, KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas

Halmaherapedia- Pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kota Ternate  mengajak seluruh...

Nawala

Kolaborasi Memperluas Akses Air Bersih di Wilayah 3T

Akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan dasar yang tidak terpisahkan dari upaya...