Home Headline Masih Ada 1,22 Persen Warga Malut Buta Huruf
Headline

Masih Ada 1,22 Persen Warga Malut Buta Huruf

Bagikan
Ilustrasi membca, foto pinterest
Bagikan

Halmaherapedia — Tanggal 2 Mei yang  diperingati setiap tahun sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas),memiliki arti penting  bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan Maluku Utara khususnya . Terutama  melihat angka buta huruf  di daerah ini.

Ternyata sesuai data statistic  masih ada ribuan orang yang buta huruf atau tidak bisa baca tulis. BPS mencatat, Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan penduduk dewasa dengan buta huruf   paling sedikit, yakni 0,19%. Diikuti DKI Jakarta sebanyak 0,31%. Sementara itu, Papua menjadi provinsi dengan penduduk dewasa dengan buta huruf terbanyak mencapai 18,81% pada 2022.

Secara nasional menunjukan masih ada 1,2 persen penduduk Maluku Utara  buta huruf. Data BPS tahun 2022 yang dirilis Juli 2023 menunjukan, angka buta huruf masih terbilang banyak di Maluku Utara. Sementara  BPS  mencatat, ada 3,65% penduduk berusia dewasa atau 15 tahun ke atas yang mengalami buta huruf di Indonesia pada 2022. Angka ini lebih rendah 0,31% poin dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar 3,96%.

Sekadar diketahui daerah dengan angka buta huruf terendah di Indonesia disabet provinsi tetangga Maluku Utara yakni Sulawesi Utara.  Tercatat sebagai provinsi dengan penduduk dewasa   buta huruf paling sedikit, yakni 0,19%. Di atasnya, ada penduduk dewasa buta huruf di DKI Jakarta dan Maluku yang masing-masing  0,31% dan 0,60%.

Sementara  Papua menjadi provinsi dengan penduduk dewasa dengan buta huruf terbanyak mencapai 18,81% pada 2022. Posisinya diikuti oleh Nusa Tenggara Barat dengan persentase sebesar 11,03%. Kemudian ada Sulawesi Selatan yang memiliki penduduk dewasa buta huruf sebanyak 6,69%. Adapun penduduk dewasa buta huruf di Jawa Timur tercatat sebanyak 6,68%. Lalu, ada 6,18% penduduk dewasa buta huruf yang terdapat di Sulawesi Barat.

Berikut data tingkat buta huruf di Indonesia menurut provinsi pada 2022:

  1. Papua: 18,81%
  2. Nusa Tenggara Barat: 11,03%
  3. Sulawesi Selatan: 6,69%
  4. Jawa Timur: 6,68%
  5. Sulawesi Barat: 6,18%
  6. Kalimantan Barat: 6,04%
  7. Jawa Tengah: 5,74%
  8. Nusa Tenggara Timur: 5,37%
  9. DI Yogyakarta: 4,85%
  • Bali: 4,47%
  • Sulawesi Tenggara: 4,21%
  • Lampung: 2,75%
  • Papua Barat: 2,36%
  • Kalimantan Utara: 2,29%
  • Bengkulu: 2,2%
  • Sulawesi Tengah: 1,95%
  • Jambi: 1,9%
  • Banten: 1,84%
  • Kepulauan Bangka Belitung: 1,83%
  • Aceh: 1,75%
  • Kalimantan Selatan: 1,64%
  • Gorontalo: 1,58%
  • Jawa Barat: 1,51%
  • Sumatera Selatan: 1,35%
  • Maluku Utara: 1,22%
  • Kalimantan Timur: 1,03%
  • Kepulauan Riau: 0,98%
  • Sumatera Utara: 0,89%
  • Kalimantan Tengah: 0,88%
  • Riau: 0,82%
  • Sumatera Barat: 0,71%
  • Maluku: 0,6%
  • DKI Jakarta: 0,31%
  • Sulawesi Utara: 0,19%. (aji/red)
Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
HeadlineMorotai

Pemprov Beri Dukungan untuk Mahasiswa KKN dari UGM

Halmaherapedia—Mahasiswa  Unversitas Gajah Mada Jogjakarta menggelar Kuliah Kerja Nyata- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat...

Halmahera TimurHeadline

Wasile dan Air yang Tak Lagi Sama

Penulis Asmar Hi. Daud Mahasiswa Program Doktoral Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi...

HeadlineNawala

PKM  Dosen dan Mahasiswa FIB Unkhair, Buat Spray Antinyamuk dari Pala

Halmaherapedia-- Dosen bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) dalam...

Halmahera TengahHeadline

Kolaborasi 3  Kampus Buat Penguatan Pekerja Milenial di  PT IWIP

Halmaherapedia— Kampus Berdampak sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi dilaksanakan di kawasan...