Halmaherpedia.com—Ternate– Bentrok antarwarga desa Silang dan Liaro di Bacan Timur Selatan Halmahera Selatan pihak kepolisian bergerak mengamankan sejumlah orang. Peristiwa pada Jumat (21/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIT usai lebaran itu, menyebabkan salah satu warga Liaro berinisial IT alias Unyil tewas.Polisi lalu menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat.
Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan kepada media menjelaskan, pihaknya mengamankan 7 pelaku yang terlibat dalam antarawarga Silang-Liaro. Mereka telah ditahan di rumah tahanan Bacan demi kebutuhan penyidikan. Tidak itu saja mereka juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Meski menyebut ada 7 orang, Kapolres enggan menyebut inisial mereka yang ditahan.
“Kami juga mengamankan sebuah senjata tajam (Sajam) sebagai barang bukti,”jelasnya.
Sajam itu diduga digunakan untuk menebas leher dan tangan kiri warga Liaro. Polisi juga menyelidiki aksi blokade jalan raya di Desa Wayaua pasca bentrok. Blokade ini adalah rangkaian bentrok warga dua desa.
“Pihak yang blokade jalan, diduga keluarga korban. Jadi kami panggil pihak-pihak yang melakukan pemalangan untuk dimintai keterangan. Hal ini berkaitan dengan peristiwa yang terjadi,” terang AKBP Hendra.
Sebelumnya, bentrok warga Silang-Liaro telah dimediasi di Kantor Camat Bacan Timur Selatan di Desa Wayaua Senin (30/3/2026). (aji)










