Halmaherapedia– Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan pelatihan Program Pembinaan Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis Kantor Urusan Agama (KUA). Kegiatan ini dipusatkan di Kantor KUA Bacan Halmahera Selatan , Rabu (24/12/2025) lalu
Hal ini menjadi bagian penting dari strategi dan upaya penguatan program Kemenag, mendorong kemandirian ekonomi umat melalui optimalisasi peran KUA.
Pada 2025 ini, KUA Bacan satu-satunya di Maluku Utara yang berhasil mengajukan dan melaksanakan program PEU. Keberhasilanya terwujud melalui sinergi KUA Bacan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Halmahera Selatan. Dari proses usulan ada 12 penerima manfaat dinyatakan lolos sesuai persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Agama RI.
Bantuan pemberdayaan ekonomi umat tersebut telah disalurkan November 2025 lalu dan saat ini seluruh usaha penerima manfaat telah berjalan secara aktif. Jenis usaha yang dikembangkan beragam. Salah satunya kamplang/kerupuk khas Bacan yang dikelola pelaku usaha lokal di wilayah itu.
Sebagai bentuk program pemberdayaan dan keberlanjutan, Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan kegiatan pelatihan dengan menghadirkan pemateri lintas sektor. Mereka adalah Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku Utara, Komisioner Baznas, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku Utara.
Kabid Bimas Islam, Zulkiram saat memberikan penguatan manfaat zakat, infak, dan sedekah, termasuk tata kelola dan pemanfaatannya,menyentil soal pemberdayaan ekonomi umat.
“Melalui pelatihan ini peserta juga dibekali pengembangan usaha, manajemen bisnis, serta strategi penghentian usaha agar apa yang dijalankan penerima manfaat bisa terus berkembang dan mandiri,”jelasnya.
Pelatihan itu dirangkai dengan penyerahan jaket/kostum penyuluh agama di KUA Bacan. Merekalah yang berperan sebagai pendamping untuk melakukan monitoring dan evaluasi kepada 12 penerima manfaat program PEU. “Tujuannya agar pelaksanaan usaha berjalan sesuai tujuan program,”jelas Zulkiram.
Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, Amar Manaf menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi umat berbasis KUA adalah wujud nyata peran Kemenag menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi dengan Baznas dan OPD terkait menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap KUA Bacan menjadi role model bagi KUA lainnya dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat dan kolaborasi lintas sector. Hal ini sejalan dengan semangat Program Kemenag Berdampak,” ujarnya. (aji)











