Home Daerah Halmahera Selatan Paus 7,8 Meter Terdampar di Pantai Desa Taba Hijrah Gane Timur  
Halmahera SelatanHeadline

Paus 7,8 Meter Terdampar di Pantai Desa Taba Hijrah Gane Timur  

Bagikan
Bangkai paus sepanjang 7,8 meter yang terdampar di pantai desa Taba Hijarah Gane Timur Selatan Halmahera Selatan Maluku Utara,foto warga Taba Hijrah
Bagikan

Halmaherapedia– Bangkai ikan paus  terdampar  di desa  Taba Hijrah Kecamatan Gane Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara pada Selasa (2/9/2025) pagi WIT.

Informasi yang berhasil dihimpun dari lapangan disebutkan bahwa, ikan paus dengan panjang kurang lebih 7,8 meter itu sudah mati beberapa hari sebelumnya. Karena itu saat terdampar  tepat di pantai depan desa itu sudah menimbulkan bau  yang sangat menyengat.  “Karena baunya warga beramai ramai mendorong ke laut agar terbawa arus  keluar dari pantai desa itu,”kata Sarnia Saumur warga Taba Hijarah   dihubungi dari Ternate Rabu (2/9/2025).

Dia bilang, memang bangkai  paus ini terdampar pada Selasa pagi tetapi sebenarnya sudah terlihat sejak Senin sore.  Bangkai  paus ini  sudah hancur di sebagian tubuhnya. Karena itu saat terdampar sudah mengeluarkan bau  busuk.   Dia  akui warga sempat kesulitan mendorong  bangkai paus ini keluar dari desa itu. Pasalnya selain tubuh paus yang besar, juga karena saat ini  terjadi gelombang. Meski begitu dengan alat seadanya warga berusaha beramai ramai mendorong  keluar dari desa tersebut. “Biar baomba masyarakat dorang berusaha tarik kalao kase kaluar dari muka kampong (meski bergelombang warga berusaha mengevakuasi  menariknya keluar dari pantai desa Taba Hijrah,red),” jelas Sarnia.

Mereka berusaha menarik keluar bangkai ini karena mereka tidak punya alat berat yang membantu untuk mengubur  bangkai paus ini. Karena itu warga secara bersama laki laki perempuan berusaha mendorong ke luar desa itu dengan harapan dibawa arus ke tengah laut.

Sarnia mengaku ikan paus yang terdampar di desa ini adalah pertama kalinya. Sebelumnya kata dia ada ikan lumba-lumba pernah terdampar hanya saja waktu itu karena masih hidup akhirnya dilepas lagi ke laut.

“Setahu saya di kampong kami ini ikan paus terdampar  pertama kali. Sebelumnya ada lumba- lumba juga ikan –ikan kecil juga pernah terdampar,”katanya.

Soal terdamparnya ikan paus ini hingga kini belum ada petugas atau aparat yang datang mendata atau melihatnya. Hal ini yang membuat warga langsung mengambil langkah mendorong bangkai paus itu ke laut agar menjauh dari kampong mereka. “Kami tidak tahu apakah bangkai paus itu kembali terdampar di kampong tetangga atau tidak,”katanya.(aji)

 

Bagikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DaerahHeadline

764 JCH Malut Dilepas,Wagub:Jaga Kekompakan

TERNATE – Sebanyak 764 Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku Utara sudah dilepas...

HeadlineKota Ternate

 UTBK-SNBT 2026 Berakhir, 2.669 Peserta Ikut Ujian

TERNATE-- Sabanyak 2.784 pendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes...

Halmahera TengahHeadline

Perlindungan Karst dan DAS Sagea Harga Mati

FAKAWELE Gelar  Seminar dan Lokakarya SAGEA-- Kawasan karst Sagea  dengan Sungai Sagea...

Halmahera TimurHeadline

Aksi Tanam Pisang di Jalan, Sindir Pemkab Halmahera Timur  

Halmahera Timur-- Sebagai bentuk protes kepada pemerintah  Kabupaten Halmahera Timur  yang tak...